Sistematika KIP-Kuliah di PTKIN


Sistematika KIP-Kuliah di PTKIN 1
Ilustrasi mahasiswi penerima KIP-K di PTKIN. Sumber: Pexels (Ihsan Aditya)
Ilustrasi mahasiswi penerima KIP-K di PTKIN. Sumber: Pexels (Ihsan Aditya)

Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN) sekarang telah berjalan 6 hari dan akan berakhir pada (02/06). PTKIN adalah perguruan tinggi yang berada dalam naungan Kemenag, terdiri dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Universitas Islam Negeri (UIN). Perguruan tinggi terkenal dengan biaya yang mahal maka tak sedikit pelajar mengingingkan beasiswa, seperti KIP-Kuliah.

KIP-Kuliah adalah beasiswa yang diberikan pemerintah untuk lulusan SMA/sederajat yang memiliki kemampuan akademik baik dari keluarga kurang mampu. Jadi, KIP-Kuiah di PTKIN dinaungi oleh Kemenag cukup berbeda dengan KIP-Kuliah di PTN yang dinaungi oleh Kemdikbud. Hal yang sama yaitu dana yang disalurkan sebesar 6,6 juta dengan rincian 2,4 juta untuk UKT (Uang Kuliah Tunggal) dan 4,2 juta untuk biaya hidup. Tapi ada kebijakan baru dari Bapak Nadiem Makarim yaitu uang biaya hidup anggota KIP-K 2021 disesuaikan dengan indeks harga daerah Perguruan Tinggi berada.     

Lalu, Bagaimana cara daftarnya? Mahasiswa yang bisa mendaftar KIP-K di PTKIN adalah pemilik KIP sekolah, yang mendapat UKT golongan I, II, III, dan yang orangtua atau dirinya terdampak Covid-19. Pendaftaran lewat website Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SMPB) masing-masng PTKIN yang dibuka setelah pengumuman golongan UKT tapi ada juga yang menunggu UKT dibayarkan. Waktu pengumuman golongan UKT tergantung dengan masing-masing jalur pendaftaran (SNMPTN, SPAN-PTKIN, UTBK, UMPTKIN, dan Mandiri)  yang diambil.

Saat daftar, mahasiswa diminta mengirim struk bayar UKT ada juga yang tidak karena tidak diwajibkan membayar sebelumnya, Fotocopy KIP Sekolah, surat keterangan terkena virus Covid-19 dan keterangan kepemilikan aset. Berkas bisa langsung diberikan pada Kemahasiswaan PTKIN atau dikirim lewat Pos Indonesia dengan bungkus rapi bermap coklat.

Bantuan KIP-Kuliah cair lewat apa? Agar cair lebih mudah, bagian KIP-K PTKIN bekerjasama dengan bank yang berbeda-beda, seperti UIN Jakarta dengan Bank BNI. Maka mahasiswa harus membuat tabungan BNI Taplus Muda dan hanya kartu ATM yang dipegang sendiri karena program itu khusus pelajar. Untuk laporan uang tiap bulan akan dikirim melaui email mahasiswa yang telah dicantumkan saat regristrasi. Jadi, mahasiswa cukup ambil bantuan KIP-K lewat ATM terdekat.

Beda lagi UIN Yogyakarta yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Jadi mahasiswa KIP-K harus membuat tabungan Mandiri dan nantinya nomor rekening itu disetor ke bagian KIP-K UIN Yogyakarta agar diisi uang bantuan.

Untuk mahasiswa yang sudah membayar UKT maka akan dikembalikan bertahap dengan sebelumnya harus kirim bukti bayar UKT ke pihak PTKIN.

Jika sudah menjadi penerima KIP-K, kita harus ngapain? Hal yang wajib yaitu berakademik baik (IP diatas 3,00) dan berprestasi. Jika di semester 1 ada mahasiswa KIP-K yang IP nya di bawah 3,00 maka bantuan akan dicabut di semester 3 tanpa mengganti biaya yang sudah cair tapi disesuaikan lagi dengan  kebijakan PTKIN masing-masing. Di setiap akhir pembelajaran semester akan diminta laporan nilai IP dan keterangan penggunaan uang bantuan. Laporan dapat dikirim melalui Pos Indonesia atau mengisi formulir daring dari bagian KIP-Kuliah kampus.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Arini

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap