Tahukah kamu, terdapat 3 Laporan Keuangan yang harus dibuat UMKM Berdasarkan SAK EMKM!


Tahukah kamu, terdapat 3 Laporan Keuangan yang harus dibuat UMKM Berdasarkan SAK EMKM!

Peraturan pencatatan akuntansi telah jelas adanya, namun pada kenyataannya masih banyak pelaku UMKM yang tidak membuat pembukuan akuntansi yang sesuai dengan standar.

Untuk mengatasi masalah tersebut Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK) membuat Standar Akuntansi Keuangan untuk digunakan oleh UMKM yang disebut Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK EMKM).

Terdapat 3 jenis laporan keuangan yang wajib dibuat oleh pelaku UMKM menurut SAK EMKM diantaranya:

1. Laporan Posisi Keuangan

Laporan posisi keuangan merupakan suatu daftar yang memberikan gambaran aset, kewajiban, dan modal yang dimiliki oleh suatu perusahaan pada saat tertentu yang dapat menunjukan keadaan keuangan pada perusahaan tersebut (Jusup, 2011:27).

2. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi menyajikan hubungan antara penghasilan dan beban dari entitas.

Laporan laba-rugi adalah suatu laporan yang memberikan informasi kinerja perusahaan menjalankan operasinya dalam jangka waktu tertentu (Sirait, 2014:20).

3. Catatan atas Laporan Keuangan

Catatan atas laporan keuangan merupakan catatan tambahan informasi yang ditambahkan, laporan ini berisikan penjelasan yang tidak diungkapkan dalam komponen laporan keuangan sebelumnya.

Itulah ketiga jenis laporan keuangan yang harus dibuat UMKM berdasarkan SAK EMKM. Semoga bermanfaat!