Tambo Art, Seni ‘Melukis’ di Sawah Asal Negeri Jepang


Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 1

Melukis  melalui wadah kertas atau secara digital, bahkan di papan kapur tulis memang lah epic. Namun bagaimana jika karya-karya lukisan tersebut dilakukan pada permukaan yang tak terpikirkan seperti sawah misalnya?

Itulah yang dilakukan oleh warga prektur Aomori, Jepang semenjak tahun 1993. Dalam rangka menghormati sejarah yang menyatakan bahwa ladang padi sudah ada di tempat tersebut lebih dari 2000 tahun yang lalu, warga setempat membuat sebuah sawah di belakang balai kota sebagai kanvas dan menggunakan berbagai jenis padi untuk ‘melukis’ dalam sawah tersebut.

Seni melukis sawah di Aomori ini tentunya juga menjadikannya objek wisata. Per tahun 2006, lebih dari 200.000 pengunjung datang ke Aomori untuk melihat langsung gambar yang disajikan waktu itu. Dan hal ini juga membuat beberapa tempat lainnya di Jepang mencoba melakukan hal serupa.

Kamu bisa cek beberapa karya seni lukisannya di bawah ini.

Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 3
via Spoon Tamago
Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 4
via Japan Magazine
Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 5
via Japan Magazine
Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 6
via Internewscast
Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 7
via Web Japan
Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 8
via Kotaku
Tambo Art, Seni 'Melukis' di Sawah Asal Negeri Jepang 9
via Ponkanchan

Satu hal yang disayangkan adalah lukisan-lukisan tersebut tentunya tidak permanen dan berganti setiap tahunnya, sehingga mengabadikannya dalam foto adalah satu-satunya cara agar dunia bisa melihat dan mengenangnya.

Terdapat dua hingga tiga lukisan yang berganti setiap tahunnya. Produksi biasanya dimulai pada bulan April dan hasil lukisannya bisa disaksikan pada bulan Juli. Sehingga kamu yang ingin berkunjung ke Jepang dan melihat langsung seni ini, disarankan untuk merencanakan lebih dulu waktu yang cocok.

Kira-kira di Indonesia ada juga gak ya yang seperti ini?


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Moonlight

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap