Telat Wisuda, Salah Siapa ?

Telat Wisuda, Salah Siapa ?

Kapan ?

Pertanyaan yang paling menyeramkan ketika kita sedang menempuh semester akhir di bangku perkuliahan. Artikel kali ini aku mencoba untuk sharing pengalamanku selama , jadi untuk beberapa opininya pure dari pendapatku sendiri. Kalau misal kalian tidak setuju atau tidak setipe denganku saat , silakan di skip.

Pasti semua orang pengen kan bisa lulus tepat waktu. Nah, menurut pengamatan saya ada beberapa hal yang menghambat  kamu buat bisa lulus tepat waktu, atau setidaknya molor cuma setahun aja lah. Ini hanya pendapatku pribadi ya.

Jadi yang pertama, Kamu Salah Jurusan

Telat Wisuda, Salah Siapa ?

Ini yang paling berbahaya. Ada beberapa sikap dalam menghadapi momen ini dari berbagai . Pertama, adalah type yang salah jurusan tapi lama lama bisa falling in love sama jurusan yang diambil. Kedua, type yang tetap merasa tidak suka dengan jurusannya tapi pandai mensiasati dan mampu melalui. Terakhir, adalah type yang meratapi kesalahannya dan tidak bisa berbuat apa apa, dalam artian tidak bisa untuk berusaha menyukai dan juga tidak memiliki kemampuan untuk mensiasati. Type terakhir ini type yang memang tidak ada passion sedikitpun terhadap jurusan yang diambil, dan tidak memiliki kedekatan emosional. “Kok bisa ?”. Hal ini bisa terjadi karena berbagai sebab.

Baca juga  Kerja Apa Setelah Kuliah?

Bisa jadi karena paksaan dari orang tua, dan kemungkinan kedua karena jurusannya adalah yang paling diimpi impikan banyak orang, yang terakhir adalah memutuskan untuk mengambil jurusan tersebut hanya karena mengejar Universitasnya ( mungkin terbaik di kotanya/negaranya), ketika kita memutuskan untuk kekeuh di yang kita inginkan tersebut, maka tidak menutup kemungkinan akan mencari peluang sebesar besarnya untuk bisa masuk ke yang diinginkan itu, dengan cara memilih jurusan yang sepi peminat. Tanpa memperdulikan peluang yang ada sesuai atau tidak dengan passion kita. Jangan pernah mengorbankan kemampuanmu hanya untuk mengejar popularitas. Karena itu akan menjadi boomerang untuk dirimu sendiri.

Kamu akan menderita selama empat tahun atau bahkan lebih dengan hal yang tidak kamu sukai. Kamu hanya akan berangkat hanya karena menuhi absen, kamu hanya dapet ilmunya setengah setengah. Buang buang waktu.  Ketika kita memulai sesuatu yang tidak kita sukai dan kita terperangkap di dalamnya maka kitapun tidak akan bisa mengakhirinya dengan sempurna.

 

Kedua, Kamu Takut Dibilang Apatis

Hanya karena takut dibilang apatis, kamu mengikuti banyak . Padahal kamu tidak begitu minat dibidang tersebut. Karena kamu bukan type orang yang bisa fokus dengan banyak hal. Akhirnya salah satunya terbengkalai. Entah kuliahnya ataupun tanggung jawab dalam organisasinya. Jangan pernah menyenangkan orang lain baru dirimu. Lakukan apa yang memang ingin kamu lakukan, itu akan lebih bermanfaat daripada melakukan sesuatu hanya demi menuruti pendapat orang lain.

Baca juga  4 Kekuatan dalam Kerjasama Tim (Teamwork)

Jangan pedulikan jika kamu dibilang apatis hanya karena pulang pulang (asal sampai di kos kamu , bukan hanya rebahan). Karena setiap orang memiliki pilihan masing masing, dan siapapun harus hargai itu. Karena segala pilihan yang kamu tentukan resikonya akan kamu tanggung sendirian. Mereka tidak akan pernah mempedulikanmu. Ketika kamu memilih sibuk kegiatan sana sini, sedangkan kuliahmu terbengkalai karena kamu tidak bisa membagi waktu dan ketika hal itu berdampak pada masa study mu yang akhirnya nggak kelar kelar. maka, siapa yang akan bertanggung jawab ?. Dirimu sendiri. Kecuali memang kamu type orang yang suka sibuk berorganisasi dan bisa membagi waktu dengan baik. Maka hal itu tidak menjadi masalah, justru akan meningkatkan soft skillmu. Jadi sebelum memutuskan untuk ikut terjun dalam keorgaisasian maka kenali dulu  dirimu.

Baca juga  Kombinasikan 5 Metode Belajar dalam Satu Waktu, Kenapa Tidak?

Dan untuk siapapun yang suka ikut berorganisasi, jangan pernah ngejudge teman teman kamu yang tidak memiliki ketertarikan yang sama dengan sebutan apatis. Mereka memiliki pilihan dan akan bertanggung jawab dengan pilihannya masing masing. Yuk saling menghargai. Karena tanpa kamu sadari kamu sedang merusak mental orang lain. Kamu tidak akan pernah bisa mengajak semua orang untuk menjadi orang yang sama dengan dirimu.

 

terakhir, Kamu Malas dan Tidak Memiliki Effort

Telat Wisuda, Salah Siapa ?

Biasanya anak kuliahan yang tinggal di kost memiliki hobby yang luar biasa yaitu rebahan. Berada di zona nyaman dan tidak memiliki effort apapun untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat. Setiap waktu luang selalu digunakan untuk hal hal yang tidak berguna, misalnya main gadged, nonton TV, hangout dan lain lain. Sesekali tidak masalah, tetapi kalau sudah menjadi habits setiap hari maka akan ada banyak waktu luang yang terbuang sia sia. Waktu yang harusnya bisa untuk menyelesaikan tugas atau mencari referensi referensi terbaik yang direcomendasikan dosen akan terlewatkan begitu saja. Unfaedah gitu hidupnya. Ini berbahaya apabila hal ini berlanjut sampai fase semester akhir. tidak akan segera selesai dan akhirnya ngaret.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Bunga Desember

   

introvert yang sedang berdamai dengan keramaian