Tempat Wisata di Maros, Sulawesi Selatan yang Paling Populer Sebagai Spot Foto

Tempat Wisata di Maros, Sulawesi Selatan yang Paling Populer Sebagai Spot Foto 1

Selain kulinernya yang terkenal lezat. Maros, Sulawesi Selatan juga memiliki tempat wisata yang begitu indah, unik, dan menarik.  Setelah Menjalani rutinitas kerja yang sangat melelahkan, saatnya memanjakan diri dengan liburan. Untuk membayar rasa lelah Anda, maros telah meyuguhkan tempat wisata yang akan memanjakan mata para pengunjungnya.

Selain itu, spot foto di wisata Maros juga akan membuat postingan Anda lebih menarik lagi. Jadi, buat kalian yang sedang mencari referensi tempat wisata, check it out!

1. Taman Prasejarah Leang-leang

Tempat Wisata di Maros, Sulawesi Selatan yang Paling Populer Sebagai Spot Foto 3

Letak : Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Memasuki kawasan ini, Anda akan menempuh perjalanan yang cukup jauh dari jalan utama, tapi tenang! Karena dalam perjalanan, mata Anda akan disuguhi dengan pemandangan alam yang masih asri dan udara segar yang belum tercampur dengan polusi udara. Dalam bahasa bugis Makassar, leang bearti gua, jadi leang-leang adalah gua-gua, maka artinya adalah sekumpulan gua.

Di dalam gua terdapat lukisan dinding yang berupa cap tangan. Menurut arkeolog, sekitar tahun 3.500 SM gua pettae dan pette kere pernah dihuni oleh manusia purba, ditandai dengan adanya jejak peninggalan yang berupa cap tangan di gua dekat saripa. Disebutkan dalan sejarah nasional Indonesia bahwa van heekeren pernah melakukan penyelidikan di gua dekat saripa dan menemukan jejak cap tangan sebanyak 29, yang kemudian terbagi menjadi 4 kelompok.

Beberapa peneliti mengatakan bahwa umur dari cap tangan tersebut bisa saja lebih lama, karena jika diperhatikan secara saksama, baik ibu jari, jari tengah dan jari manis masing-masing memiliki ukuran yang hampir sama panjang. Para pengunjung bisa mengamati jejak cap tangan itu secara dekat dengan melapor telebih dahulu kepada petugas, lalu petugas yang  akan memandu demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya ingin membuat cap tangan sendiri, hehehehee.

Tempat Wisata di Maros, Sulawesi Selatan yang Paling Populer Sebagai Spot Foto 4

Tak hanya peninggalan gambar cap tangan, tapi gambar babi hutan, ikan, dan manusia dalam bentuk yang abstrak juga dapat Anda temui. sedangkan di luar gua, Anda akan disuguhi dengan tebing batu berjenis kapur atau karst.

2. Rammang-rammang

Tempat Wisata di Maros, Sulawesi Selatan yang Paling Populer Sebagai Spot Foto 5

Letak : Kelurahan Selenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Kawasan guguan karst yang disuguhkan rammang-rammang menjadi minat tersendiri bagi para pengujung, baik dari macanegara maupun penduduk lokal. Dalam bahasa Bugis Makassar, rammang-rammang berarti awan atau kabut, alasan pemberian nama tersebut karena kawasannya yang dipenuhi dengan awan dan kabut di pagi hari.

Kampung berua adalah tempat wajib yang harus didatangi para pengunjung, dan untuk mencapai lokasi ini, para pengunjung akan melakukan perjalanan dari dermaga rammang-rammang lalu menyusuri sungai pute dengan menggunakan perahu kecil.

Harga sewa perahu kecil yang ditumpangi  4 orang seharga Rp 200.000, untuk perahu sedang yang di tumpangi  7 orang seharga Rp 250.000, dan perahu ukuran besar yang ditumpangi 9-10 orang seharga Rp 3.000.000.

Para pemandu wisata sangat ramah menjawab pertanyaan para pengujung yang sangat penasaran terkait sejarah tempat yang dikunjunginya, serta memberikan kesempatan para pengunjung yang ingin singgah di tempat wisata lain, maupun singgah untuk berfoto di batu karst dan tebing yang menjulang tinggi.

Tempat yang akan memanjakan mata Anda berupa tanah hutan batu, gua telapak tangan, telaga bidadari, romang lampoa, padang ammarung, situs karama, gua kelelawar, situs pasaung, dan taman batu tianang.

3. Bantimurung

Tempat Wisata di Maros, Sulawesi Selatan yang Paling Populer Sebagai Spot Foto 6

Letak : Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Pangkep dan Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Kawasan ini memilki museum kupu-kupu yang akrab didengar dengan julukan kingkdom of butterfly, serta menjadi tempat untuk berbagai flora dan fauna.

Harga tiket untuk pengunjung lokal adalah Rp 25.000 dan pengunjung mancanegara adalah Rp 225.000. Jika ingin menaiki wahana Helena sky bridge, maka Anda harus membayar tiket seharga Rp 15.000. Jam buka untuk wisata Bantimurung dimulai dari jam 06.00 – 18.00 WITA.

Memiliki keindahan alam yang sangat menakjubkan, membuat para pengunjungnya berasa di surga dunia. Mata Anda akan dimanjakan dengan berbagai spesies kupu-kupu , air terjun, karst, sejumlah goa, dan berbagai flora dan fauna.

“Terdapat gua tersembunyi yang berada di belakang air terjun, sensasi saat memasukinya cukup menakutkan tapi memilki kesan tersendiri bagi saya.” Ujar salah seorang pengunjung.

Di samping air terjun, terdapat tangga yang cukup membuat kaki pegal saat menaikinya dan tangga tersebut menuju ke suatu tempat yang ujungnya terdapat  sebuah danau yang dipenuhi dengan berbagai spesies kupu-kupu, entah mintos atau fakta, hal itu hanya perkataan orang setempat.

Tempat bernuansa mistik juga hadir di gua batu, karena saat pengunjung memasukinya maka tidak boleh ada yang berbicara dengan nada yang keras.

Buat kalian yang ingin menjadikan Bantimurung sebagai tempat wisata perpisahan sekolah, sangat recommended karena difasilitasi dengan hotel.

Itulah sebagian kecil tempat wisata yang berada di Maros yang sangat terkenal dan hits, sangat cocok untuk dijadikan spot foto. Rasanya tidak cukup jika hanya membaca lewat artikel, maka sangat disarankan agar para pembaca pergi menyaksikan dan merasakan sendiri sensasinya.

 

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

azadehtri