Terancam Absen Lama, Chatchai Budprom Tak Bisa Perkuat Thailand di Partai Final

Terancam Absen Lama, Chatchai Budprom Tak Bisa Perkuat Thailand di Partai Final

dipastikan akan menjadi lawan partai puncak AFF 2020, akan dihelat dua leg pada Rabu 29/12/ dan Sabtu 1/1/ mendatang.

kedua tim Indonesia dan Thailand akan menyisakan satu pemenang juara Piala AFF 2020 ini. 

Namun, hal tak baik dialami Gajah , dimana penjaga gawang mereka didera cidera parah saat laga kontra di leg kedua kemarin.

Baca juga  Yan Mota jadi Buruan 2 Klub ini
Terancam Absen Lama, Chatchai Budprom Tak Bisa Perkuat Thailand di Partai Final

Ia nampak mengalami cidera serius di kakimya saat benturan dengan pemain Vietnam Tien Linh di menit 28 babak pertama.

Hal tersebut terjadi saat Vietnam sedang mengirimkan lambung ke pemain depan Vietnam, namun Kiper Thailand segera sigap menghalau bola dan berusaha membuang bola tanpa sengaja ia pun mengalami benturan keras di kakinya dan harus terkapar di lapangan untuk menjalani perawatan.

Baca juga  5 Atlit Paling Kaya Di Dunia
Terancam Absen Lama, Chatchai Budprom Tak Bisa Perkuat Thailand di Partai Final

Pertandingan sempat terhenti lama setidaknya lima menit, dan tim medis serta alat tandu harus di bawa ke tengah lapangan. Sementara sang kiper pun terlihat dan kesakitan usai dibawa keluar lapangan. Akhirnya Thailand memasukkan kiper kedua mereka, Siwarak Tedsungnoen. Dan cidera yang dialami Chatchai tentunya kerugian bagi timnas Thailand dimana mereka akan segera menghadapi laga penting di Piala AFF ini.

Baca juga  Rivalitas Menarik Dua Klub Manchester

Namun berbeda halnya bagi Indonesia, hal ini mungkin akan menjadi keuntungan tersendiri bagi asuhan STY, mengingat kiper lapis kedua tersebut belum pernah tampil di gelaran Piala AFF ini.

Bahkan ia pernah kebobolan dua gol saat Kadek Agung dan Evan Dimas membuat gol di laga baru baru ini.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

L Wiranto Gilbert Porodesan