Ternyata Bukan Cheetah yang Tercepat di Dunia

Ternyata Bukan Cheetah yang Tercepat di Dunia 1

Jika ada orang menanyakan, apa hewan tercepat di dunia? Mungkin jawaban yang langsung melesat di kepala adalah Cheetah. Satwa jenis kucing bernama latin Acinonyx jubatus itu memang tidak dapat disangkal kecepatannya. Dan kalau disebut sebagai hewan tercepat di darat, memang Cheetah pemenangnya. Namun satwa di dunia ini bukan hanya di darat, ada juga di air dan di udara. Jadi benarkan Cheetah memiliki kecepatan lebih baik, daripada satwa-satwa lain seperti jenis burung dan ikan?

Menurut catatan yang ada, Cheetah memiliki kecepatan tertinggi yang didokumentasikan mencapai 103 km/jam. Bukan hanya itu beberapa perkiraan kecepatan tertinggi Cheetah bahkan bisa mendekati  113 km/jam, menurut Smithsonian National Zoo & Conservation Biology Institute.Kecepatan itu membuat Cheetah dengan mudah melampaui hewan cepat lainnya, seperti kuda pacu, serta antelop dan memastikan satwa itu mengambil gelar hewan darat tercepat di dunia.

Cheetah mampu berlari hingga 113 km/jam (photo: dok.the conversation)
Cheetah mampu berlari hingga 113 km/jam (photo: dok.the conversation)

“Kombinasi panjang kaki, ukuran otot, dan langkah yang panjang membuat Cheetah memiliki tubuh yang ideal untuk berlari melintasi daratan”, kata John Hutchinson, profesor biomekanik evolusioner di Royal Veterinary College di London.

Menurut Hutchinson juga, ukuran memiliki kaitan erat dengan kecepatan. Dari 474 sampel spesies satwa yang pernah ditelitinya, mulai dari paus hingga lalat menunjukan kalau kecepatan meningkat dengan ukuran yang dimiliki satwa hingga mencapai optimal. Dengan teori itu, maka hewan yang lebih besar menjadi lebih lambat, karena mereka membutuhkan lebih banyak energi untuk berakselerasi. “Seekor cheetah memiliki ukuran sedang yang optimal untuk kecepatan,” tambah Hutchinson.

Namun, menurutnya Cheetah hanya hewan tercepat di darat dalam jarak pendek. Itu karena mereka tidak mengejar mangsa dengan kecepatan tinggi untuk jarak jauh. Strategi berburu mereka lebih tentang mempercepat dan bermanuver dengan sangat cepat. Intinya, daya tahan mereka terbatas.

Persaingan Satwa Tercepat

Persaingan hewan tercepat di dunia makin memanas bila memasukan satwa dari laut dan udara juga. Seperti bila membandingkan dengan kecepatan satwa jenis burung Elang Peregrine (Falco peregrinus). Elang tersebut tercatat memiliki kecepatan lebih dari 322 km/jam, menurut Guinness World Records.

“Cukup banyak burung terbang yang bisa terbang lebih cepat daripada cheetah,” kembali Hutchinson menguraikan.

Ia mengambil contoh seperti Burung walet biasa (Apus apus) mempu terbang hingga kecepatan 111 km/jam. Sementara jenis burung yang lain, seperti burung ekor jarum putih (Hirundapus caudacutus) diperkirakan mencapai kecepatan 169 km/jam.

Elang Peregrine mampu terbang dan menukik dengan kecepatan 322 km/jam. (photo: dok.livescience)
Elang Peregrine mampu terbang dan menukik dengan kecepatan 322 km/jam. (photo: dok.livescience)

Tak hanya di udara, satwa di lautan ternyata juga memiliki hewan yang memiliki kecepatan tinggi dalam berenang. Seperti jenis Marlin hitam (Istiompax indica) bisa mencatat kecepatan sampai 129 km/jam. Sementara ikan todak (Xiphias gladius) dan ikan layar (Istiophorus) dapat mencapai kecepatan 97 km/jam dan 109 km/jam, menurut data dari ReefQuest Center for Shark Research.

Jadi, sebenarnya tak hanya Cheetah yang layak disebut sebagai hewan tercepat di planet ini. Salah satu alasannya, kata Hutchinson, adalah sebagian besar kecepatan hewan belum dipelajari secara menyeluruh. Tetapi sebagian besar kecepatan hewan lain hanyalah pengamatan dan perkiraan, kata Hutchinson.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

sulung