Terungkap! Kenapa Thor Masih Belum Bisa Move On dari Penghinaan Ikonik yang Dialaminya | Teori Penggemar


Terungkap! Kenapa Thor Masih Belum Bisa Move On dari Penghinaan Ikonik yang Dialaminya | Teori Penggemar

Penghinaan yang paling lucu, yang pernah diterima Thor di Marvel Cinematic Universe, masih menghantuinya, meskipun sudah bertahun-tahun sejak dia pertama kali mendengarnya.

Thor adalah salah satu pahlawan terkuat di Marvel Universe dan kebal terhadap hampir setiap serangan yang bisa dibayangkan, tetapi ia ternyata sangat rentan terhadap penghinaan kepada pribadinya, termasuk salah satu kejadian di MCU yang telah menyakitinya hingga waktu yang lama.

Dalam film Marvel Cinematic Universe yaitu Thor: Ragnarok, Thor dan Loki bersiap untuk melawan saudara perempuan mereka yang telah lama hilang, yaitu Hela, yang tiba di Bumi beberapa saat setelah Odin meninggal.

Sebelum mereka melancarkan serangan, Loki meminta transportasi kepada Bifrost untuk kembali ke Asgard, yang membuat mereka bertiga pergi melalui portal pelangi.

Saat terbang melalui kosmos, Hela melemparkan Thor dan Loki keluar dari Bifrost, dan kedua bersaudara itu mendarat di dunia yang jauh, yang dikenal sebagai Sakaar.

Sesampai di sana, Thor menemukan bahwa Hulk yang diperankan oleh Bruce Banner terdampar di Sakaar, juga setelah ia terbang dengan Quinjet setelah peristiwa Avengers: Age of Ultron.

Ketika Thor mencoba untuk membuka kontrol Quinjet melalui perintah suara sehingga mereka dapat menggunakannya untuk melarikan diri dari Sakaar, dia mencoba untuk mendapatkan akses dengan menyebut dirinya sebagai “Strongest Avenger”, tetapi dia ditolak.

Setelah itu, Bruce mencoba hal yang sama, dan dia langsung diterima dan disapa oleh kapal sebagai “Strongest Avenger”, yang jelas sangat melukai perasaan Thor.

Dalam Captain Marvel #12 buatan Kelly Thompson dan Lee Garbett, Thor dengan enggan membersihkan balok es raksasa dari Gunung Avengers karena es dapat menyebabkan kerusakan pada pangkalan mereka, jika tidak dirawat secara teratur.

Saat dia mengeluh pada dirinya sendiri karena terjebak dengan pekerjaan ini, dia meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia hanya dipilih karena dia adalah yang terkuat dari mereka semua.

Begini perkataannya pada dirinya sendiri, “ Inilah yang kamu dapatkan ketika kamu adalah yang terkuat dari Avengers. ”

Film Thor: Ragnarok dirilis pada tahun 2017 dan edisi Captain Marvel ini mencapai rak buku pada tahun 2019 berarti Perkataannya yaitu “Strongest Avenger” tidak hanya memukulnya begitu keras, juga itu melampaui alam semesta MCU dan Marvel Comics yang terpisah, tetapi sudah dua tahun sejak penghinaan itu disampaikan di Thor; Ragnarog, tetapi perkataan itu masih tetap muncul dari mulutnya, sehingga membuktikan bahwa Thor sepertinya tidak bisa melupakan fakta bahwa karakter lain menganggap dia bukan anggota terkuat.

Dalam pikiran Thor, dia akan selalu menjadi Avenger terkuat tidak peduli apa yang orang lain pikirkan, yang merupakan bagian yang menyedihkan dan mengagumkan, karena itu menunjukkan bahwa dia percaya diri dengan kekuatannya sendiri, sementara juga menunjukkan bahwa dia sebenarnya sangat peduli dengan apa yang dipikirkan orang terkait dirinya.

Oleh karena itu, dia terus-menerus harus mengingatkan dirinya sendiri bahwa dia adalah Avenger terkuat demi egonya sendiri.

Fakta bahwa Thor mengatakan pada dirinya sendiri bahwa dia adalah Avenger terkuat, hanya karena dia terjebak melakukan pekerjaan fisik tanpa berpikir bahwa itu benar-benar lucu.

Jadi, itu menunjukkan bahwa kejadian di Thor: Ragnarok masih mengganggunya, di mana dia tidak dianggap yang terkuat di antara rekan-rekannya, membuktikan bahwa penghinaan yang terjadi di MCU tersebut adalah masih menyakitinya hingga waktu yang lama.