Tiga Pilar Pemain Persebaya Paling Dikenang Sepanjang Masa

Tiga Pilar Pemain Persebaya Paling Dikenang Sepanjang Masa 1

Klub kebanggaan kota Surabaya, Jawa Timur Persebaya Surabaya merupakan klub dengan sejarah panjang di kontestasi sepakbola nasional.

Klub ini berdiri pada tahun 1927, dan sudah meraih gelar juara bergengsi di kancah nasional semenjak klub ini berdiri sebanyak enam kali gelar juara.

Gelar itu diraih Persebaya pada gelaran Liga Indonesia pada tahun 1951, 1952, musim 1975-1978 di era Perserikatan, dan musim 1987-1988, serta dua kali gelar juara Liga Indonesia tahun 1996-1997 dan 2004.

Klub ini bermarkas di stadion gelora Bung Tomo, Surabaya. Dan karena banyaknya prestasi yang di raih, tak heran jika Persebaya melahirkan pemain pemain terbaik yang disebut legenda Persebaya atau klub yang dijuluki Bajul ijo karena kostum ciri khasnya berwarna hijau.

Tiga Pilar Pemain Persebaya Paling Dikenang Sepanjang Masa 3

Berikut pemain terbaik Persebaya sepanjang masa.

Anang Ma’aruf

Pemain yang akan dikenang sepanjang masa dan paling diingat sebagai legenda paling berjasa membawa Persebaya meraih banyak prestasi adalah Anang Ma’ruf.

Anang dikenang sebagai bek tangguh di sisi kanan dan menjadi bek yang memiliki kelincahan serta kemampuannya yang luar biasa saat itu.

Ia juga memiliki keahlian dengan ciri khas umpan crossing nya yang berbahaya serta kecepatan nya ketika membawa bola sudah tidak diragukan lagi.

Ia mengawali karir di dunia sepakbola sejak masih umur 10 tahun, ia bergabung dengan klub SSB Surabaya Muda yang saat itu menjadi pusat berkembangnya sepak bola terbaik di Kota Surabaya.

ia pun akhirnya lambat laun masuk dalam skuad profesional senior Persebaya dan perlahan ia mulai dikenal berkat kemampuan besar nya yang membawanya menjadi pemain besar dan akhirnya ia pun mulai dilirik skuad timnas Indonesia untuk bergabung.

Sementara duet terbaiknya adalah bersama Bejo Sugiantoro yang merupakan duet terbaik di lini belakang Bajul Ijo.

Bejo Sugiantoro

Pemain legendaris kedua adalah bek tengah yang sering disebut Libero, Sugiantoro. Bejo Sugiantoro disebut sebagai pemain bek tengah terbaik Persebaya yang bermain untuk klub di level terbaik Indonesia.

Ia merupakan pemain yang lahir pada 2 April tahun 1977 di Sidoarjo, Jawa Timur. Ia membela Persebaya dan telah mempersembahkan gelar juara bersama Persebaya sebanyak dua kali pada musim 1996/1997 dan tahun 2004.

Sementara perjalanan karirnya tak hanya mentereng di level klub saja, namun di pentas nasional ia juga masuk dalam skuad timnas Indonesia pada periode tahun 1997 hingga tahun 2004.

Uston Nawawi

Pemain legendaris berikutnya yang tak kalah tenarnya adalah gelandang serang Persebaya di era keemasannya Uston Nawawi.

Ia mulai dikenal sebagai gelandang serba bisa, dan telah melanglang buana di dunia sepakbola nasional sejak usia kecil, hingga akhirnya ia menjadi daya dobrak tim Bajul ijo dan timnas Indonesia.

Kemampuan nya tak diragukan lagi ia menjadi jangkat di lini tengah Persebaya Surabaya, hingga akhirnya ia ikut berpartisipasi dalam kesuksesan Bajul ijo meraih gelar juara Liga Indonesia pada tahun 2004. 

Uston Nawawi lahir pada tanggal 6 September tahun 1977, dan selain membela Persebaya ia juga membela sejumlah klub di Indonesia dengan berbagai prestasi terbaiknya.

Namanya juga membahana ketika juga ditunjuk sebagai tim pelatih PSIR Rembang pada tahun 2016, kemudian Persebaya U-20, dan saat ini ia melatih klub Lampung Football Club sejak tahun 2021 ini.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.