Tim Misi Kemanusiaan Berbagi Ditengah Pandemi

Tim Misi Kemanusiaan Berbagi Ditengah Pandemi 1

Pandemi Covid-19 memaksa semua sektor mendapatkan dampak yang besar. Baik dalam sektor ekonomi ataupun sosial. Tak hanya di kota, di desa juga mengalami persoalan yang sama.

Atas dasar itulah, Tim Misi Kemanusiaan terbentuk. Dimotori oleh Rully Onzo, bersama rekan-rekannya ia membentuk sebuah tim yang tujuannya untuk bergerak dalam persoalan sosial.

Dengan semangat untuk saling berbagi ditengah pandemi, para anak-anak muda ini terjun langsung ke daerah-daerah yang membutuhkan.

Kegiatan penyalurkan nasi kotak kepada masyarakat yang terdampak, menjadi kegiatan rutin yang dilakukan pada setiap hari Jumat. Selain dari mengadakan kegiatan disinfeksi kepada lingkungan yang berstatus zona merah.

Khususnya di area pendidikan, seperti sekolah dan panti asuhan. Selain dari mengedukasi para warga sekolah yang tengah terdampak wabah, pembagian sembako kepada para pengurus panti juga dilakukan.

Dokpri. Tim Misi Kemanusiaan
Dokpri. Tim Misi Kemanusiaan

Dalam beberapa agenda, mereka juga mendirikan rumah baca di daerah yang jauh dari akses pendidikan. Dusun Sinapeul di Karawang menjadi area edukasi yang rutin dikunjungi oleh mereka.

“Semua atas dasar keterpanggilan hati, dalam menghadapi wabah, baik di desa atau di kota, semua terdampak, dan sebaiknya bagi para generasi muda peduli akan hal itu”, ujar Rully Onzo selaku ketua Tim Misi Kemanusiaan.

Dalam hal musibah, Tim Misi Kemanusiaan juga hadir ditengah masyarakat. Khususnya ketika musibah kebakaran melanda puluhan rumah di Kebon Manggis, Matraman pada Selasa 17/8/21.

“Untuk para pengungsi Tim menyediakan nasi box dan memberi bingkisan makanan ringan kepada anak-anak yang terdampak disana”, ungkap M. Rafly disela kegiatannya di Kebon Manggis.

Semangat memberikan edukasi kepada anak-anak korban kebakaran juga dilakukan oleh tim yang bergerak di Kebon Manggis. Demi mengurangi trauma pasca kebakaran tentu menjadi hal utama untuk mengembalikan semangat adik-adik disana.

Dokpri. Tim Misi Kemanusiaan
Dokpri. Tim Misi Kemanusiaan

Pada hari yang sama, Tim Misi Kemanusiaan juga mengadakan disinfeksi di Malaka Jaya, Klender, Jakarta Timur. Koordinator lapangan, Arif Samalih menegaskan, “gerakan disinfeksi rutin diadakan oleh Tim Misi Kemanusiaan, bagi warga yang ingin dilakukan disinfeksi di kampungnya, bisa menghubungi kami, dan ini gratis untuk kebaikan”.

Membangun kesadaran untuk penerapan prokes yang sesuai dengan 5 M di Malaka Jaya terus mendapatkan perhatian dari Tim Misi Kemanusiaan. Lukman Suhandi, selaku warga disana mengutarakan dukungannya kepada tim untuk dapat terus bergerak demi kebaikan masyarakat.

Dengan mengusung tema humanitas, mereka semua yang tergabung dalam Tim Misi Kemanusiaan berharap, aksi-aksi serupa dapat menginspirasi kaum muda untuk dapat berbagi dengan sesama.

‘Walau kita sama-sama terdampak pandemi, tentu semua ini akan lebih ringan apabila bisa dipikul dengan bersama-sama”, tutup Arif Samalih selaku koordinator lapangan tim.

Tim yang terdiri dari para pengajar muda, tenaga kesehatan dan jurnalis ini selalu fokus dalam mengkampanyekan aksi-aksi sosial dilingkungan generasi muda. Beberapa waktu lalu, di daerah Karawang, Desa Sinapeul, Tim Misi Kemanusiaan juga telah membuat rumah baca ramah anak.

Tidak lain karena terinspirasi dari semangat Ahmad Dahlan dengan konsep gerakan sosialnya. Dapat terus berbagi ditengah pandemi tentu tidak dapat dilakukan tanpa hadirnya para donatur yang mendukung kegiatan ini. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi kita semua.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Hendra Fokker