Tips Diet yang Aman dan Ga Nyiksa (ala Ahli Gizi)

Tips Diet yang Aman dan Ga Nyiksa (ala Ahli Gizi)

Bingung pilih yang mana? Udah coba berbagai tapi belum juga berhasil? Yap, kamu ada di halaman yang tepat. Disini saya akan bocorkan tips yang ampuh, mudah untuk dijalankan, dan tentunya sesuai dengan prinsip-prinsip Ilmu .

Kabar baiknya, kamu bahkan masih bisa makan kesukaanmu! Eits, asalkan udah tau prinsipnya ya.

Pahami Prinsip yang Benar

  • Pertama, perlu kamu pahami bahwa bukan hanya untuk jangka waktu tertentu, namun seumur hidup.

Hal ini karena sebenarnya adalah pengaturan pola makan, sehingga nanti kalau berat sudah tercapai, kamu tetap harus mempertahankan kebiasaan-kebiasaan baik saat sedang “diet.

  • Kedua, pahami juga bahwa prinsip mencapai adalah keseimbangan energi.
Keseimbangan energi (sumber : ask-jansen.com)
Keseimbangan energi (sumber : ask-jansen.com)

Maksudnya adalah energi yang masuk dari harus sama dengan energi yang keluar dari aktivitas fisik. Jadi, bila ingin , asupan yang kamu harus lebih sedikit dan aktivitas fisik yang kamu lakukan harus ditingkatkan.

  • Ketiga, setelah memahami tujuan dan prinsip , pahami mengatur pola makan

Di artikel ini kita bahas bagian pola makan dulu ya. Ada 3 hal yang perlu kamu perhatikan dalam pengaturan pola makan, yakni Jenis (komposisi), Jumlah (porsi), Jadwal (frekuensi). Kamu bisa mengingatnya dengan 3J.

Baca juga  5 Alasan Kenapa Lemak Di Perutmu Tidak Menghilang

1. Jenis (Komposisi)

Jenis adalah variasi bahan yang menghasilkan susunan menu sehari-hari yang sehat sesuai Seimbang. Dalam Seimbang, yang kamu harus mengandung semua sumber zat , yakni karbohidrat, protein, , vitamin, mineral, air, serat pangan. Jadi meski sedang , jangan hilangkan salah satunya ya.

Tumpeng gizi seimbang (sumber : sehatnegeriku.kemkes.go.id)
Tumpeng seimbang (sumber : sehatnegeriku.kemkes.go.id)
  • Sumber karbohidrat : Utamakan karbohidrat kompleks seperti , ubi, singkong, jagung, kentang. Batasi karbohidrat sederhana seperti gula, sirup, permen, selai.
  • Sumber protein : Pilih protein rendah seperti ikan, ayam tanpa kulit, daging rendah , telur, susu, tahu, tempe, kacang-kacangan (kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai, dll).
  • Sumber : Utamakan tidak jenuh seperti alpukat, kacang almond, minyak jagung, minyak zaitun, minyak biji bunga matahari.

Nah untuk jenis minyak yang digunakan untuk memasak, semisal yang tersedia di rumah adalah minyak kelapa sawit, tidak apa-apa asalkan digunakan seperlunya saja. Kamu juga bisa variasikan dengan pilih menu olahan yang minim minyak seperti rebus, kukus, pepes, ungkep, tumis, panggang.

  • Sumber vitamin, mineral, serat pangan dari buah-buahan dan . Komponen ini harus diperbanyak, terutama .
  • Jangan lupa cukupi kebutuhan cairan dengan air sekitar 8 gelas sehari.
Baca juga  9 Makanan Rendah Kalori, Cocok untuk yang Sedang Diet

2. Jumlah (Porsi)

Porsi adalah ukuran atau takaran yang kamu tiap kali makan. Untuk menurunkan berat , dalam setiap sajian atau sekali makan kamu bisa mengadopsi piring makan model T, yakni :

  • 1/2 bagian untuk dan buah-buahan
  • 1/4 bagian untuk lauk pauk (protein)
  • 1/4 bagian untuk  pokok (karbohidrat)
Piring makan model T (sumber : levantinegourmet.blogspot.com)
Piring makan model T (sumber : levantinegourmet.blogspot.com)

Nah kalau tadi porsi makan utama, sekarang cemilan. Sebenarnya untuk cemilan utamakan dari dan buah-buahan. Tapi misal kamu lagi kangen sama cemilan yang biasa kamu makan, kamu bisa perhatikan hal ini :

  • Cemilan dalam kemasan, perhatikan informasi nilai yang tertera pada kemasan.
Informasi nilai gizi dan cara membacanya (sumber : p2ptm.kemkes.go.id)
Informasi nilai dan membacanya (sumber : p2ptm.kemkes.go.id)

Perhatikan gula, garam, lemaknya. Berikut anjuran Kemenkes terkait jumlah ketiganya dalam sehari :

– Asupan gula maksimal 50 gram/orang/hari atau setara dengan 4 sdm/orang/hari- Asupan garam maksimal 5 gram/orang/hari atau setara dengan 1 sdt/orang/hari- Asupan maksimal 67 gram dengan 5 sdm/orang/hari

Anjuran gula, garam, tersebut sebenarnya untuk semua jenis yang kamu , tidak dalam bentuk cemilan saja.

  • Cemilan dalam kemasan yang tidak mencantumkan kandungan (misal bungkus plastik bening)
Baca juga  5 Bahaya Diet, Jika Caranya Salah

Bila suatu kemasan tidak ada informasi nilai gizinya, seperti keripik, makaroni, dan sebagainya, kamu bisa estimasi dengan cukup ambil 1 telungkup tangan setiap makan.

Estimasi takaran cemilan (sumber : precisionnutrition.com)
Estimasi takaran cemilan (sumber : precisionnutrition.com)
  • cemilan lain seperti cake, martabak, gorengan, dan lain-lain cukup 1-2 potong sedang setiap makan.

3. Jadwal (Frekuensi)

Frekuensi makan menunjukkan seberapa sering kamu mengonsumsi makanan tersebut. Kamu bisa 3x makan utama dan 2x makanan selingan di antara jam makan utama. Contohnya :

  • pagi jam 07.00
  • selingan pagi (snack) jam 10.00
  • siang jam 13.00
  • selingan sore jam 16.00
  • malam jam 19.00
  • selingan malam jam 21.00 (optional bila masih lapar, utamakan buah)

Untuk menu makan utama atau cemilan yang tinggi namun rendah zat , seperti menu bersantan, keripik, martabak, gorengan, kamu bisa jadikan makanan-makanan tersebut sebagai makanan rekreasi, yakni tidak dikonsumsi setiap hari namun kadangkala. Sama halnya dengan rekreasi ke tempat wisata, kamu tidak melakukannya setiap hari kan 🙂


Gimana, simple kan tipsnya? Kamu masih bisa makan enak lagi. Bye bye ketat! Okay semoga bisa segera dieksekusi dan semoga idealmu segera tercapai yaa. Semangat!

Oya kalau kamu merasa terbantu dengan artikel ini, jangan lupa share ke teman-temanmu supaya makin banyak yang tau tips ini 🙂

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Aghniya Nailah Rifdah, S.Gz