Tips Untuk Tetap Menjaga Oral Hygiene


Tips Untuk Tetap Menjaga Oral Hygiene

Rongga mulut merupakan organ pertama yang dilalui pada proses pencernaan. Rongga mulut terdiri dari bibir, gigi, pipi yang terletak di samping rongga mulut, lidah, serta palatum lunak dan keras.

Dalam keadaan normal, mukosa mulut akan tampak berwarna merah serta lembap. Salah satu bagian dari rongga mulut ialah gigi.

Gigi berfungsi untuk merobek dan melumatkan makanan.

Struktur gigi normal terdiri dari mahkota, leher, dan akar. Gigi yang sehat akan terlihat putih, mulus, rapi, dan berkilau.

Higiene mulut yang dilakukan secara teratur berguna untuk mempertahankan keutuhan dari permukaan gigi  serta menghindari terjadinya inflamasi di gusi.

Dalam buku yang ditulis oleh Potter & Perry, orang yang tidak melakukan higiene mulut secara baik terkadang akan mengalami masalah pada bagian rongga mulutnya, seperti inflamasi gusi, perubahan warna gigi, lidah yang kering, pecah, dan berlapis, karies gigi, napas berbau (halitosis), dan periodontitis.

Cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi, dianataranya:

Menggosok Gigi Secara Rutin

Menggosok gigi bertujuan untuk membersihkan plak, bakteri, dan sisa-sisa makanan yang ada di gigi.

Menggosok gigi yang baik dan benar dilakukan setidaknya 4 kali dalam sehari, yaitu sesudah makan dan sebelum tidur. Bentuk sikat gigi yang baik harus memiliki tangkai yang lurus.

Gunakan bulu-bulu sikat yang lembut dan kecil agar bulu dapat menjangkau sela-sela gusi dan tidak melukai gusi. Saat menggosok gigi gunakan pasta gigi yang mengandung fluorida.

Foto: Freepik.com

Cara menggosok gigi dengan benar, yaitu letakan pasta gigi secukupnya dan posisikan bulu sikat 45 derajat dari gusi dan pastikan dapat menjangkau celah-celah gigi.

Gosok permukaan dalam serta luar gigi atas dan bawah dengan arah dari gusi ke bagian mahkota gigi (atas gigi).

Gosok permukaan gigitan gigi dengan arah maju mundur. Gosok pula bagian samping gigi dengan gerakan maju mundur.

Disarankan untuk mengganti sikat gigi setiap 3 bulan dan jangan berbagi sikat gigi dengan orang lain.

Flossing

Flossing dilakukan agar plak dan tartar yang ada di celah-celah gigi terlepas.

Tindakan flossing ini dapat dilakukan dengan menyelipkan benang gigi ke celah-celah gigi satu per satu secara perlahan agar tidak terjadi pendarahan dan cukup dilakukan satu kali dalam sehari.

Foto: Freepik.com

Menggunakan Obat Kumur

Pencucian mulut dengan obat kumur yang mengandung minyak esensial seperti Listerine Antiseptic dua kali sehari adalah cara tambahan dalam merawat kesehatan gigi dan mulut kita.

Foto: Freepik.com

Seiring dengan bertambahnya usia, gigi menjadi lebih rapuh, kering, dan gelap yang berakibat terjadinya kehilangan gigi (edentulous).

Maka para lansia disarankan untuk menggunakan gigi palsu komplet atau parsial.

Dalam pemakaian gigi palsu harus dirawat secara teratur agar tidak menyebabkan infeksi pada gusi.

Lepas gigi palsu saat malam hari untuk menghindari penumpukan bakteri dan rendam dengan air.

Foto: Freepik.com

Disarankan untuk memeriksa gigi ke dokter gigi setidaknya setiap 6 bulan.

Jika kita rajin dan teratur dalam melakukan higiene oral/mulut, maka kesehatan mulut, bibir, gigi, dan gusi akan terjaga.