Tips yang Diperlukan Manajemen SDM Dimasa Virus Baru Omicron Menyerang! Yuk Simak!

Tips yang Diperlukan Manajemen SDM Dimasa Virus Baru Omicron Menyerang! Yuk Simak!

Ditulisan ini saya ingin menyampaikan beberapa tips yang diperlukan manajemen yang saya ketahui mengenai virus Omicron varian baru Covid-19 yang akhir-akhir ini mewabah di Indonesia, sebelumnnya maraknya virus Covid-19 yang menyebabkan menurunnya perekonomian di Indonesia ini, Indonesia kembali kedatangan virus baru yaitu virus Omicron yang merupakan varian baru dari Covid-19.

Sumber gambar : https;//pixabay.com/id/
Sumber gambar : https;//pixabay.com/id/

Kementerian kesehatan baru saja mengumumkan bahwa 11 orang yang dites telah dilaporkan positif untuk kasus omicron awal bulan ini. Diketahui bahwa orang pertama yang terdeteksi diserang virus Omicron ini ialah salah seorang pekerja kebersihan di Wisma Atlet.

Diketahui ciri-ciri gejala virus varian Omicron ini sedikit berbeda dari varian sebelumnya. Meski demikian, beberapa ahli menyebut gejala varian Omicron ini lebih ringan dibandingkan varian Covid-19 lainnya. Adapun gejala yang ditimbulkan oleh virus ini berupa sakit kepala, nyeri ditubuh, dan tenggorokan terasa gatal.

Adanya virus covid-19 ini tentunya sangat menghambat aktivitas-aktivitas harian kita terutama aktivitas perkantoran. Contohnya dalam melakukan pelatihan karyawan yang biasanya bisa dilakukan secara tatap muka tetapi karena pandemi ini kita diharuskan untuk menjaga jarak sehingga tidak bisa melakukannya secara tatap muka atau offline.

Sumber gambar : https://pixabay.com/id
Sumber gambar : https://pixabay.com/id

Disini saya akan berbagi tips yang perlu dilakukan oleh manajeman SDM di masa wabah baru Omicron menyerang masyarakat Indonesia sekarang ini. Pertama, diusahakan untuk melakukan pelatihan secara formal, sebagai contoh dari pengembangan pelatihan formal mengundang trainer dari luar untuk melakukan pelaksanaan pelatihan untuk kebutuhan kinerja karyawan.

Kedua, melakukan pengembangan secara informal dan dilakukan secara mandiri agar melatih pengembangan diri untuk menunjukkan bahwa karyawan tersebut mempunyai keinginan untuk maju sehingga mereka melakukan pengembangan informal dengan cara meningkatkan kinerjanya, sebagai contoh dari pengembangan informal yaitu dengan melakukan yang namanya on-the job training dan tetap melakukan pelatihan pada jam kerja dan lokasi yang sama namun dilakukan ditempat yang berbeda contohnya mengundang trainer dari suatu tempat untuk melakukan pelatihan kerja.

Ketiga, kita sebagai individu tidak boleh menyia-nyiakan waktu yang ada, dan tetap melakukan hal postitif dan tentunya berpositif thinking juga diperlukan agar dihidup kita selalu merasakan kebahagiaan.

Diatas adalah beberapa opini saya mengenai tips manajemen yang diperlukan disaat mewabahnya virus varian baru ini. Menurut saya, varian baru dari Covid-19 secara nyata telah hadir sebagai sebuah seleksi alamiah dan mampu mengubah pola kehidupan manusia yang mungkin tidak terbayang sebelumnya.

Perubahan ini tentu bagai 2 sisi dalam sebuah koin, memberikan sebuah ancaman namun dalam waktu yang sama juga memunculkan peluang besar yang membutuhkan ide kreatif dan inovatif dalam menyikapinya.

Virus Omicron semakin merajalela, saya berharap masyarakat Indonesia dijauhkan dari virus ini, oleh sebab itu alangkah baiknya kita sebagai masyarakat tetap melakukan protokol kesehatan dari pemerintah untuk mencegah virus ini menyebar yaitu 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas & interaksi.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Nur Aidiyati