Toko Perlengkapan Mayat, Film Horor Mengisahkan Ritual Pesugihan Budaya Sulawesi

Sri Lestari

Toko Perlengkapan Mayat, Film Horor Mengisahkan Ritual Pesugihan Budaya Sulawesi

Industri film horor Indonesia kembali hadirkan cerita baru, namun dengan premis menarik melalui film berjudul Toko Perlengkapan Mayat. Mengisahkan cerita kelam tentang ritual pesugihan dibalut budaya Sulawesi, tentang ambisi mempertahankan usaha keluarga, sayangnya justru membawa petaka akibat perjanjian dengan kekuatan gaib. Memadukan tema pesugihan, misteri, teror supranatural, sekaligus drama keluarga, tentu saja film ini menjadi salah satu tontonan horor Indonesia yang banyak dinantikan.

Sinopsis Film Toko Perlengkapan Mayat

Pusat cerita film Toko Perlengkapan Mayat ini ada pada Daeng Sarro (diperankan oleh Armhada Sijaya). Ia merupakan pemilik toko yang menyediakan perlengkapan jenazah. Ia mempunyai tekad kuat mempertahankan usaha turun temurun warisan keluarganya. Sayangnya di tengah tekanan ekonomi serta persaingan bisnis semakin berat, alhasil toko terus menerus alami penurunan, bahkan sampai di ambang kebangkrutan.

Pada suatu ketika kondisi bisnis terus menurun drastis, Daeng Sarro memutuskan memilih jalan pintas dengan memilih jalan ritual pelaris. Sayangnya, ritual yang akan ia jalankan menuntut tumbal, yaitu berupa potongan tubuh manusia untuk syarat supaya bisnis tetap berkembang.

Meski pada awalnya, semua berjalan sesuai harapan, menjadikan toko perlengkapan jenazah miliknya kembali ramai dan banyak didatangi pembeli.

Namun siapa sangka, perjanjian lewat perantara kekuatan gaib ini berubah menjadi kutukan yang menghantui keluarga. Bahkan teror demi teror mulai bermunculan, menjadikan nyawa orang-orang terdekat jadi taruhan dari kesepakatan yang tak bisa dibatalkan dengan mudah.

Kini, Daeng Sarro menghadapi konsekuensi mengerikan akibat dari ambisinya mempertahankan usaha keluarga lewat cara sesat. Merasa keluarganya dalam bahaya, bersama orang-orang terdekat ia mencari cara untuk mengakhiri perjanjian. Namun setiap langkah yang diambil justru membuka rahasia kelam yang tersembunyi selama ini.

Terkait masa lalu berkaitan dengan ritual perlahan terungkap, sekaligus membuat mereka tersadar jika kutukan ini jauh lebih besar dari apa yang dibayangkan. Sampai akhirnya mereka dihadapkan dengan pilihan sulit, yaitu menerima konsekuensi atas kesepakatan perjanjian atau menyelamatkan keluarga.

Daftar Pemain Film

Selain Armhada Sijay memainkan peran Daeng Sarro sebagai tokoh utama. Ada sejumlah aktor pendamping yang ikut membintangi film ini antara lain Dwiaffor (Dwi), Ivana Meylanda Saragih (Aulia ), Bambang (Iccang), A. Noufah Patadjangi, Baba Ong, Amir Desar, Muh Arif Budiman, dan Siti Sahrani. Masing-masing pemain membawa karakter berbeda, sehingga interaksi antarpemain terasa lebih menjiwai dan hidup.

Jadwal Tayang

Film horor Toko Perlengkapan Mayat dijadwalkan tayang di layar bioskop Indonesia mulai 6 Agustus 2026. Disutradarai serta ditulis oleh Surya Darmawan. Film ini menghadirkan durasi 1 jam 19 menit ini, mengangkat cerita mengenai ambisi mempertahankan usaha keluarga yang akhirnya membawa petaka karena perjanjian kutukan kekuatan gaib.

Film Toko Perlengkapan Mayat ini menawarkan kombinasi horor, supranatural, sekaligus drama keluarga. Diangkat dari latar budaya Sulawesi lewat para pemain yang menjiwai peran. Dengan konsep horor tentang buruknya dan mengerikannya bersekutu dengan mahluk halus, menjadikan film ini jadi banyak dinantikan, khususnya para pecinta film horor.