Toleransi Harus Dibawa Sampai Mati


Toleransi Harus Dibawa Sampai Mati 1

Kamu pasti sering mendengar bahwa “manusia adalah makhluk sosial”. Bisa jadi kamu sudah bosan dengan kata-kata tersebut. Namun, apakah kamu sudah paham betul makna dari kalimat tersebut? Apakah sosial berarti berinteraksi atau berkomunikasi terhadap orang yang memiliki pemikiran, suku, dan agama yang sama? Hanya membantu sebagian kelompok dan tidak memedulikan kelompok yang tertindas? Apakah itu yang dimaksud dengan makhluk sosial?

Pelangi tak akan indah dipandang jika hanya terdiri dari satu warna. Begitulah perumpamaan yang menunjukkan bahwa perbedaan merupakan hal yang indah. Seperti halnya pelangi, manusia tak akan mengerti arti pentingnya saling menghormati jika manusia hidup dalam lingkungan yang homogen. Dengan kehomogenan tersebut, manusia hanya akan memiliki pemikiran yang sempit. Padahal dunia begitu luas, tidak hanya Indonesia saja.

Foto : Pixabay
Foto : Pixabay

Manusia Itu Saling Membutuhkan

Dalam kehidupannya, manusia tidak lepas dari manusia lain. Tidak hanya hubungan dalam keluarga, tetapi juga hubungan sosial dengan insan lainnya. Makna dari kata sosial tidak mengacu kepada satu individu, melainkan seluruh umat manusia. Berdasarkan KBBI, makna dari kata sosial adalah sesuatu yang berkenaan dengan masyarakat atau suka memperhatikan kepentingan umum.

Dari dua definisi tersebut dapat ditarik benang merah bahwa yang dimaksud dari “makhluk sosial” adalah manusia tidak dapat lepas dari interaksi antar sesamanya. Ada pedagang yang menjual barang dan ada pembeli yang membeli barang dagangannya. Ada guru yang mengajar dan ada murid yang mendengarkan. Semuanya mememiliki keterkaitan yang berkesinambungan.

Sikap Sosial Relevan dengan Toleransi

Saat ini, menurut data dari PBB, umat manusia yang tersebar di 195 negara berdaulat yang ada di dunia dengan total manusia sekitar 7,7 miliar orang. Dari sekian banyak manusia yang menghuni bumi saat ini, tidak akan tercapai kedamaian antar individu tanpa adanya rasa toleransi. Sikap sosial tidak akan sempurna tanpa toleransi. Kedua hal tersebut akan menciptakan dunia yang bersenyum lebar.

Bibit dari toleransi sendiri adalah karakter yang dimiliki oleh manusia. Karakter bukanlah suatu yang tidak dapat diubah. Namun, membutuhkan waktu untuk merubahnya. Oleh karena itu, pendidikan saat ini memandang pendidikan karakter (character education) sebagai hal yang tak kalah penting dengan pengetahuan. Ini merupakan salah satu langkah penanaman sifat toleransi pada peserta didik.

Kasus Intoleransi di Indonesia

Laporan The Wahid Institute mencatat bahwa pada tahun 2013 tedapat 245 kasus pelanggaran kebebasan bergama dan berkeyakinan serta intoleransi di Indonesia dan pada tahun 2014 turun 40 persen menjadi 154 kasus. Di tahun 2016 terdapat 208 peristiwa dan 270 tindakan pelanggaran beragama dan berkeyakinan.

Hal tersebut berdasarkan sumber dari Setara Institute yang merupakan lembaga masyarakat di Indonesia yang berfokus tentang demokrasi, kebebasan politik, dan HAM. Jumlah kasus yang tidak dapat dianggap remeh. Masyarakat Indonesia harus sadar akan pentingnya toleransi terutama toleransi antar umat beragama.

Apabila toleransi telah tertanam kuat pada diri seseorang, maka ratusan kasus di atas tidak akan terjadi serta keinginan untuk mencemooh, apalagi mendiskriminasi orang lain yang berbeda pemikiran, suku, ataupun agama akan terbuang dari pikiran orang tersebut. Karakter harus dibentuk sejak dini mungkin dan sikap toleransi harus ditanamkan. Dengan demikian, manusia dapat hidup saling berdampingan dengan saling menghormati dan kedamaianpun akan tercipta.

Dengan membaca artikel ini, diharapkan kamu dapat mengambil pesan yang disampaikan penulis melalui tulisan yang singkat ini.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Abdulloh Yahya

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap