Toxic People yang Meresahkan, Apakah Kita Termasuk Salah Satunya?


Toxic People yang Meresahkan, Apakah Kita Termasuk Salah Satunya? 1

Toxic people atau dikenal manusia beracun. Istilah yan dilontarkan untuk orang-orang yang membawa aura negatif. Sikap dari orang-orang toxic sangatlah meresahkan dan sangat tidak baik untuk kesehatan mental bagi orang toxic dan yang berinteraksi dengannya.

Sikap-sikap toxic yang biasa terlihat bermacam-macam. Mulai dari selalu berpikiran negatif, melontarkan perkataan yang negatif, dan membuat rasa percaya diri orang lain menjadi pudar.

Sadar atau tidak sadar, kemungkinan kita juga pernah menjadi orang yang toxic. Sebelum menjadi kebiasaan dan menjadi karakter yang sudah sulit diubahkan, kita perlu mengenali sikap-sikap yang toxic.Berikut beberapa ulasannya.

1. Merasa Diri Selalu Paling Benar

Ini adalah sikap yang bahaya. Merasa diri paling hebat akan cenderung merendahkan orang lain. Menganggap orang lain tidak tahu apa-apa. Standar baku hanya kepada diri sendiri.

Orang seperti ini lupa bahwa setiap orang itu unik dan memiliki kemampuan yang berbeda satu sama lain. Wawasan yang dialami setiap orang juga berbeda. Memaksakan wawasan sendiri paling benar adalah sikap yang memberi pengaruh yang buruk dalam bersosial

2. Menganggap Orang Lain Payah Karena Gagal

Dengan gampangnya orang toxic akan menilai orang lain. Tanpa piker panjang akan membuat pernyataan bahwa orang lain sangat payah karena gagal melakukan sesuatu.

Padahal dalam mencapai kesuksesan itu, untuk gagal berkali-kali adalah hal yang biasa. Seharusnya ikut membantu orang yang gagal untuk membantu mencarikan solusi atau setidaknya diam saja juga sudah sangat membantu.

3. Susah Untuk Mendengarkan Pandangan Orang Lain

Selalu ada saja argumen untuk mematahkan pandangan orang lain. Walaupun pandangan orang toxic salah, dia akan tetap memaksakan harus mengikuti pandangannya dan tidak terlalu menganggap pandangan orang lain.

Kecenderungan karena merasa selalu menjadi yang paling benar sendiri adalah penyebab utamanya. Orang toxic lupa bahwa setiap pandangan yang berbeda itu adalah hal yang sangat lumrah. Dan pandangan orang toxic juga sudah pasti tidak selalu benar.

4. Menganggap Remeh Terhadap Orang Lain

Setiap orang mencapai sesuatu pasti ada saja alasan orang toxic untuk tidak mengakuinya. Penyebabnya karena menganggap remeh terhadap orang lain. Merasa orang lain tidak akan mampu melakukan seperti yang dilakukannya.

Senang sekali menjatuhkan dan membuat mental orang lain menjadi down dan mengalami kesusahan. Tidak jarang juga akan mengambil sikap untuk menjatuhkan orang lain.

5. Sulit Untuk Meminta Maaf

Walaupun melakukan kesalahan, bagi orang toxic akan sangat kesulitan untuk meminta maaf. Malahan menganggap kesalahan yang dilakukan penyebabnya adalah karena orang lain.

Sudah pasti akan disiapkan beribu alasan untuk membela diri. Kembali lagi merasa diri paling benar dan tidak akan membuat sebuah kesalahan. Padahal orang toxic ini sering sekali membuat kesalahan.

6. Kurangnya Rasa Empati dan Simpati

Dalam sebuah hubungan sosial, akan sangat baik jika saling menunjukkan rasa empati dan simpati terhadap permasalahan yang dialami orang lain. Hal ini tidak begitu berlaku bagi orang toxic.

Akan sangat sulit bagi orang toxic untuk menunjukkan sikap empati dan simpati terhadap orang lain. Bahkan ketika orang lain mendapatkan kesusahan, orang toxic akan menyalahkan orang tersebut.

Beberapa sikap toxic ini sangat tidak sehat dalam lingkungan sosial jika terjadi secara terus menerus. Mari kita cermati kembali dan lebih bijak dalam bersikap untuk menghindari menjadi orang toxic. Walaupun sudah ada sikap seperti ini, bukanlah hal yang tidak mungkin untuk mengubah sikap toxic ini. Menghindar menjadi orang toxic akan membuat hidup akan lebih sehat dan berarti.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Ian Bangun

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap