Turki Mulai Menawar Eurofighter Typhoon Jika Kesepakatan F-16 Gagal

Turki Mulai Menawar Eurofighter Typhoon Jika Kesepakatan F-16 Gagal

 Turki mungkin akan tertarik untuk dapat membeli pesawat tempur Eurofighter Typhoon jika pembelian F-16 dari Amerika Serikat tidak tercapai.

Dilansir dari Middle East Eye, menurut Komandan Angkatan Udara Turki Jenderal Hasan Kucukakyus pada bulan Mei 2022 saat dia mengunjungi Inggris, produsen utama dalam konsorsium Eurofighter tersebut bertemu dengan Komandan Angkatan Udara Kerajaan Inggris Marsekal Sir Mike Wingston.

Kucukakyuz juga memeriksa UK Quick Reaction Alert yang terbang dengan menggunakan pesawat Tyhoon.

Menurut salah satu sumber yang mengetahui internal pemerintah Turki mengatakan jika pesawat Typhoon sangat bagus dan memiliki kualitas yang sangat baik.

Lanjut sumber tersebut mengatakan jika Turki bisa mendapatkan generasi kelima dari pesawat Typhon dan TF-X yang diproduksi secara lokal Turki, jika kesepakatan mendapatkan F-16 gagal tercapai.

Baca juga  Mesut Ozil Bermain Di Klub Liga Turki, Tidak Jadi ke Indonesia?

Sebelumnya pada bulan September 2021, Turki telah mengirim surat permintaan untuk meminta 40 F-16 dan 80 kita Modernisasi kepada pemerintah AS setelah dikeluarkannya program F-35 lebih dari dua tahun yang lalau karena pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.

Pejabat Turki juga mengatakan jika pemerintah AS saat ini telah mendorong Turki untuk dapat mengajukan permintaan tersebut setelah menghubungi seorang diplomat junior Turki di Washington untuk dapat menyampaikan informasi tersebut.

“Mereka bahkan tahu berapa banyak jet yang kami butuhkan dan berkata ‘mengapa Anda tidak mengajukan permintaan dan melihat apa yang terjadi?,'” kata seorang pejabat senior Turki.

AS juga menyebut jika Ankara lambat dalam menyerahkan dokumen yang diperlukan tetapi Washington yang mengikuti dengan cermat masalah tersebut mengatakan jika Presiden AS Joe Biden akan mendukung permintaan tersebut sehingga mungkin jika kesepakatan tersebut akan lolos dari Kongres AS, meskipun nanti sikap umumnya tidak simpatik saat di Turki.

Baca juga  Ke Turki? Wajib Cek Ini Dulu!

Orang-orang yang akrab dengan masalah ini mengatakan permintaan F-16 dapat melalui Kongres setelah pemilihan presiden Turki pada Juni 2023, karena pemerintah Biden tidak ingin tampil seolah-olah telah melakukan kebaikan untuk pemerintahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Namun dengan adanya ancama dari Turki baru-baru ini terkait operasi militer terhardap kelompok Kurdi di Suriah utara serta adanya veto Erdogan di Swedia dan keanggotaan NATO di Finlandia mungkin akan memperumit seluruh proses dan Turki mungkin tidak akan mendapatkan F-16 dalam waktu dekat.

Baca juga  3 Pesawat Tempur Amerika yang Super Canggih

Menurut Ozgur Eksi yang merupakan pemimpin redaksi situs pertahanan TurDef.com mengatakan jika Inggris telah lama mencoba untuk menjual Typhoon ke Turki.

“Inggris telah lama mencoba menjual pesawat Typhoon ke Turki,” kata Ozgur Eksi.

Ozgur Eksi menambahkan jika Italia, sebagai bagian dari konsorsium, telah mencoba meyakinkan Turki satu dekade lalu untuk mendapatkan Typhoon, tetapi kesepakatan tersebut gagal tercapai.

“Italia, sebagai bagian dari konsorsium, juga mencoba yang terbaik satu dekade lalu tetapi tidak dapat meyakinkan orang Turki pada saat itu yang fokus untuk mendapatkan perangkat keras Amerika,” tambah Ozgur Eksi.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Radiansyah