Udah Menerapkan 7 Aturan Ini? Bagus, Kamu Orang Bijak!

Udah Menerapkan 7 Aturan Ini? Bagus, Kamu Orang Bijak!

Sebuah aturan, tentu diciptakan untuk ditaati. Melanggar aturan, mungkin akan berdampak dengan jatuhan sanksi dari pihak tertentu.

Tapi di samping itu, rupanya ada beberapa aturan gak tertulis yang hanya sebagian orang sadari.

Bahkan masih sedikit dari kita yang bisa menerapkan aturan-aturan ini pada kehidupan.

ilustrasi peraturan
ilustrasi peraturan

Berbeda dengan peraturan tertulis, melanggar aturan kehidupan, dunialah yang akan memberi sanksi itu baik secara langsung maupun terselubung.

Sebagai manusia, kita dituntut bijak dalam berbuat dan berucap. Tujuannya, biar gak menyakiti hati seseorang, apa lagi sampai berdampak pada diri sendiri.

Berikut ini, ada aturan hidup yang wajib kamu tau!

1. Jangan mencampuri urusan orang

orang yang ingin mencampuri urusan orang lain
orang yang ingin mencampuri urusan orang lain

Mulai sekarang, stop kebiasaan yang satu ini. Kita gak betul-betul tau persoalan seseorang hanya dengan melihat dari luarnya aja.

Ada beberapa hal kasat mata yang hanya bisa mereka pahami sendiri.

Kecuali, kamu gak boleh diem aja kalau permasalahannya ini sudah menyangkut kekerasan fisik dan verbal.

Baca juga  Perceraian Sangat Menyakitkan & Sulit Diterima

2. Jangan memotong pembicaraan

orang bijak mendengar baik lawan bicara
orang bijak mendengar baik lawan bicara

 Ini bukan cuma tentang aturan, tapi adab dan sopan santun. Hormatilah lawan bicara kamu dengan menunggu dia menyelesaikan kalimatnya.

Memotong omongan hanya akan membuat dia merasa gak dihargai dan kecewa.

Percayalah, dengan menerapkan aturan ini, orang-orang bisa jauh lebih menghormati kamu.

3. Tetap perhatikan seseorang yang memberitahu suatu hal, meski kamu udah tau hal itu

memperhatikan orang yang memberitau sesuatu
memperhatikan orang yang memberitau sesuatu

Ini mungkin sering terjadi di kehidupan bersosial, terutama pada bidang ilmu.

Walaupun kamu ternyata lebih menguasai hal itu, tetap perhatikan penjelasan dia, ya? Hargai niat baik mereka dan dengarkan baik-baik.

Siapa tau? Mungkin aja ada suatu hal penting yang kamu lewatkan.

4. Cukup dengarkan orang yang mau bercerita ke kamu

menemani teman yang sedang bercerita
menemani teman yang sedang bercerita

Untuk poin ini, saya saranin jangan ngasih kiat apa pun, apa lagi nasehat yang justru membuat dia merasa terpojoki.

Baca juga  5 Tips Membangkitkan Energi Positif Dalam Kehidupan Kita

Inget ya, seseorang bercerita karena percaya kamu akan memihaknya. Cukup temani dan semaksimal mungkin membuat posisinya nyaman.

Ngasih saran yang berlawanan dengan hatinya, hanya akan membuat dia trauma nyerita ke kamu.

Kalopun kamu tau teman kamu salah, ada baiknya jangan menghakimi saat itu juga.

Beri dia waktu untuk sadar dan mengakui kesalahannya itu. Percaya deh, akan ada momen di mana dia belajar dari kesalahannya sendiri di masa lalu.

Pasti! Jadi, biarkan dia tetap menjadikan kamu orang pertama untuk bercerita.

5. Jangan menawar pedagang kecil

seorang bapak sedang mencari nafkah
seorang bapak sedang mencari nafkah

Coba kamu pikirkan keuntungan mereka yang berjualan dengan harga yang gak seberapa itu. Sedangkan di rumah, ada keluarga yang harus mereka hidupi dengan keuntungan tersebut.

Jadi, jangan menawar harga lagi, ya? Mereka berjualan buat bertahan hidup, bukan untuk menimbun kekayaan.

6. Jangan mengkritik seseorang di depan umum, termasuk di media sosialnya

Baca juga  Konsep Financial Minimalism : Cara Bijak Menjalani Hidup dengan Sederhana dan Penuh Arti
mentertawakan seseorang di depan umum
mentertawakan seseorang di depan umum

Mempermalukan seseorang di depan orang banyak adalah hal yang paling kejam. Ada baiknya, mengkritik dengan tatakrama yang baik.

Bagus-bagus kalo kamu bisa menyertakan solusi atas kritik tersebut.

Dan tentu saja, sampaikan dengan cara yang friendly dan privasi! Jangan mengkritik di depan khalayak umum, kolom komentar, apa lagi di status.

Kita saling pahami kekurangan masing-masing, ya.

7. Terakhir, jangan pernah menilai seseorang

memandang orang sebelah mata
memandang orang sebelah mata

Kamu gak berhak menilai orang hanya dari 1% kehidupan pada media sosialnya. Bahkan sebagai orang terdekat sekali pun, akan ada sesuatu yang gak mereka ceritakan ke kamu.

Setiap orang menyimpan rahasia dan kisahnya sendiri. Kita gak akan pernah tau rintangan apa aja yang mereka udah lalui.

Atau hal apa yang setiap malam membuat mereka berpikir keras dan menangis. Jadi, jangan pernah mencoba menilai kehidupan seseorang, oke?

Aturan ini pun ditujukkan untuk saya sendiri. Mari saling belajar untuk gak melukai hati orang lain.

Jangan sampai dunia menghukum kita dengan cara yang sama atau bahkan lebih.

Meski gak semua orang bisa kita jaga, ada baiknya kita menerapkan 7 aturan di atas. Ngomong-ngomong, kamu punya aturan tambahan?

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

thiara chairun nisa