Termakan Doktrin Kiamat, 52 Warga Ponorogo Pindah Ke Malang

1 menit


61
61 upvote
Termakan Doktrin Kiamat, 52 Warga Ponorogo Pindah Ke Malang 1

Sebanyak 52 warga Ponorogo Jawa timur memutuskan untuk pindah ke Malang. Kepindahan puluhan warga tersebut bukan tanpa alasan. Dilaporkan dalam satu bulan terakhir 52 warga Ponorogo hijrah ke Malang, lantaran termakan bisikan atau doktrin kiamat sudah dekat. Mereka adalah warga yang berasal dari Dukuh Krajan, Desa Watubonang, Kecanatan Badegan, Ponorogo.

Kepindahan puluhan warga ponorogo ini, dibenarkan oleh Camat Watubonang, Ringga Irawan. Di lansir dari detiknews.com, para warga dipengaruhi oleh seseorang, dengan fatwa kiamat sudah dekat.

Baca juga  Belajar sambil Rekreasi di Berbagai Tempat Wisata Pendidikan di Indonesia

“Mereka awalnya dipengaruhi oleh seseorang, katanya ada fatwa tentang kiamat sudah dekat. Ramadhan tahun ini akan terjadi huru-hara (perang) serta akan ada kemarau panjang selama 3 tahun ke depan”. Tutur Camat Badegan, Ringga Irawan.

Warga yang terpengaruh doktrin kiamat sudah dekat bahkan rela menjual aset berharga milik warga, sebagai bekal akhirat, yang kemudian disetor ke salah satu pondok di Kecamatan Kasembong, Malang.

Aset yang dijual warga Ponorogo jumlahnya cukup besar. Mereka menjual aset seperti rumah, tanah dan harta benda lainnya untuk biaya mondok di Malang. Harganya pun cukup tinggi mulai 10 hingga 30 juta rupiah.

Baca juga  Negara-Negara ini Punya Bendera Nasional yang Mirip

Pihak perangkat Desa Watubonang, kini tengah berupaya untuk meyakinkan warga lain agar tidak terpengaruh dengan doktrin kiamat sudah dekat. Warga diajak bermusyawarah dengan perangkat desa dan juga mendatangkan ormas islam untuk memberikan arahan agama kepada warga.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mengaku heran dengan kepindahan warga Ponorogo ke Malang secara berkelompok. Ia menyayangkan warga yang percaya begitu saja dengan isu yang berkembang tanpa bukti yang jelas.

Baca juga  Selain Indonesia, 8 Negara yang Merayakan Kemerdekaan di Bulan Agustus

“Kami berusaha memberi pengertian dan pemahaman kepada warga bersama tokoh agama kepada warga Watubonang agar tidak ikut terpengaruh”. Kata Bupati Ipong (dikutip dari detiknews.com)

Sebelumnya, Kepala Dusun Dukuh Krajan, Sogi mengungkapkan perihal kepindahan warganya yang tidak pamit atau meminta surat pindah dari desa setempat. Sehingga menurut administrasi warga yang pindah ke Malang masih berstatus warga Watubonang.

Termakan Doktrin Kiamat, 52 Warga Ponorogo Pindah Ke Malang 3

Suka POST ini ? Bagikan ke temanmu !

61
61 upvote
Asih Kurniaty

Legend