Unggul Tipis atas Tottenham, Skema 3-4-3 Chelsea Jadi yang Terbaik Saat Ini


Unggul Tipis atas Tottenham, Skema 3-4-3 Chelsea Jadi yang Terbaik Saat Ini 1

Chelsea berhasil membawa pulang tiga poin dari markas Tottenham Hotspurs dengan kemenangan 1-0 . Meskipun bertindak sebagai tuan tamu namun Chelsea tampil agresif sejak peluit panjang dibunyikan. Timo Werner, Nelson Mount dan Hudson Odoi yang menempati posisi depan secara bergantian mengancam gawang Totenham. Dalam pertandingan itu Chelsea unggul segalanya mulai dari penguasaan bola, tendangan ke arah gawang hingga unggul sepak pojok.  Namun satu-satunya gol di laga ini tercipta lewat titik putih setelah Werner dilanggar Eric Dier di kotak terlarang. Jorginho yang menjadi eksekutor berhasil melaksanakan tugasnya dengan baik.

Pada lagi ini Thomas Tuchel masih menggunakan skema formasi 3-4-3 yang sama seperti saat mereka menang 2-0 atas Burnley namun kali ini Tuchel memindahkan  Hudsson Odoi kembali ke perannya sebagai Winger Forward. Sementara itu posisi full wing back dikembalik kepada James yang sebenarnya lebih memiliki tipe bertahan.

Skema 3-4-3 Chelsea dibawa asuhan Tuchel dalam dua pertandingan terakhir bisa dibilang yang terbaik. Pasalnya formasi 3-4-3 pada umumnya adalah formasi yang monoton. Formasi ini efektif tapi akan berpengaruh pada permainan tim yang cenderung tidak bermain secara fleksibel sehingga terkesan kurang seru saat ditonton. Formasi ini pernah digunakan oleh Juventus pada era kepelatihan Antonio Conte yang membuat pertahanan mereka menjadi begitu solid sehingga formasi ini justru lebih mirip formasi bertahan.

Yang menjadi pembeda dengan skema 3-4-4 pada umumnya skema 3-4-3 Tuchel justru tampak membuat permainan Chelsea lebih hidup dan lebih bervariasi. Taktik inilah yang membuat Chelsea unggul penguasaan bola dan tendangan ke arah gawang serta membuat pertahanan Chelsea sulit ditembus. Hal inilah yang membuat sejauh ini pertahanan Chelsea belum mampu ditembus sehingga Thomas Tuchel menjadi pelatih pertama Chelsea yang berhasil mencatat cleanshet di tiga laga awalnya sebagai pelatih Chelsea.

Laga ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Thomas Tuchel termasuk salah satu pelatih terbaik dunia saat ini sebab mampu meramu taktik yang membuat semua pemain-pemainnya dapat tampil maksimal. Bila Chelsea dapat terus menjaga konsistensi permainannya maka mereka akan dapat finish di urutan empat besar bahkan bukan tidak mungkin bisa menjuarai EPL.


Digstraksi adalah platform menulis independen, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Claudio

   

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Copy link
Powered by Social Snap