Wisata Rumah Adat yang Harus Dikunjungi di Nusa Tenggara Timur


Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang sangat terkenal akan topografi alamnya yang menakjubkan.

tidak hanya itu, daratan NTT yang terdiri dari banyak suku-suku sehingga banyak sekali keanekaragaman budaya yang dapat ditemui di daerah ini.

Salah satunya adalah rumah adat. Berikut beberapa rumah adat di Nusa Tenggara Timur yang wajib kamu kunjungi jika bertandang ke NTT. 

1. Rumah Adat Mbaru Niang

Sumber gambar: Dokumentasi Pribadi

Rumah ada Mbaru Niang bisa dikatakan sebagai rumah adat yang palign menarik keinginan para wisatawan untuk mengunjungi daerah Flores, NTT.

rumah ini berbentuk kerucut sempurna, dengan total lima lantai. setiap rumah adat dihuni oleh beberapa Kepala Keluarga. 

Rumah ini terbilang sangat unik, sebab semakin tua, rumah akan semakin kuat karena aktivitas memasak yang dilakukan tepat di tengah-tengah rumah.

Jika tertarik berkunjung kesini, kamu masih bisa menemui rumah Mbaru Niang dengan segala kekayaan budaya yang masih kental di desa War Rebo, ataupun Kampung Todo’ yang terletak di Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur. 

2. Rumah Adat Musalaki

Sumber gambar: pariwisataindonesia.id

Rumah adat musalaki yang merupakan lambang dari provinsi Nusa Tenggara Timur ini merupakan satu rumah yang tidak boleh dilewatkan jika berkunjung ke sini. 

Rumah adat Musalaki yang pada awalnya dipergunakan sebagai tempat tinggal bagi kepala suku dari beberapa suku yang ada di Nusa Tenggara Timur, kini penggunaan desain rumah adat ini terus digunakan sebagai salah satu acuan desain utama bangunan pemerintahan seperti kantor Kelurahan, Kecamatan hingga Kabupaten pada provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rumah ini berbentuk persegi empat dengan atap yang menjulang tinggi sebagai simbol kesatuan dengan sang pencipta, namun selain nilai filosofis yang dekat dengan tuhan, bentuk atap tersebut  juga diibaratkan seperti layar perahu, hal tersebut berkaitan dengan cerita masyarakat setempat mengenai nenek moyang suku Ende Lio yang sering menggunakan perahu.

3. Rumah Adat  Sao Ria Tenda Bewa Moni Koanara

Sumber gambar: kompasiana

Rumah adat Sao Ria Tenda Bewa Moni Koanara memiliki desain yang sangat unik dan berbeda dari rumah adat Nusa Tenggara Timur yang lainnya.

Secara fungsi, rumah adat ini terbagi menjadi beberapa bagian dengan tanda kepala kerbau pada rumah-rumah yang ditinggali. 

Rumah adat ini memiliki 3 tingkatan dengan fungsi yang berbeda, yaitu pada tingkat pertama brfungsi untuk menyimpan tulang belulang para leluhur, tingkatan kedua berfungsi sebagai tempat tinggal, dan tingkatan tertinggi, yakni tiga berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan lumbung padi.

Itulah ketiga rumah adat dari Nusa Tenggara Timur yang menjadi representatif bahwa negara kita yang tercinta ini benar-benar kaya akan kebudayaan, serta memberi semangat untuk lebih mengenal tanah air tercinta.

Jadi, apakah kamu sudah memutuskan waktu berlibur ke NTT?