Wisata Suasana ala Eropa di Bandung

Wisata Suasana ala Eropa di Bandung 1

Hari libur yang dinantikan telah tiba. Kini adalah waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta. Berbagai opsi tempat wisata untuk mengisi waktu liburan dapat ditemukan di berbagai platform media sosial ataupun ketika berselancar di internet.  Salah satu tempat wisata  ramah  keluarga yang cukup terkenal adalah Farmhouse Susu Lembang.

Berlokasi di Jl. Raya Lembang No.108, Gudangkahuripan, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tempat wisata ini tergolong cukup strategis karena letaknya berada di pinggir jalan raya dan berada tidak jauh dari pusat Lembang. Jika pengunjung datang ke sini menggunakan mobil, maka akan dikenakan biaya Rp.10.000, sedangkan apabila menggunakan sepeda motor, hanya dikenakan Rp.5.000.

Farmhouse menyajikan tempat wisata yang berbasis outdoor dan bertema tentang desa tradisional yang ada di Eropa. Hiburan yang ditawarkan kepada pengunjung juga cukup beragam. Namun umumnya bertema tentang hewan dan alam yang sesuai dengan nama tempatnya sendiri.

Dibuka dari pukul 09:00 sampai 06:00. Harga tiket masuknya dibandrol sekitar Rp25.000 per orangnya. Tiket yang telah dibeli dapat ditukarkan dengan sebotol susu murni yang diproduksi langsung oleh peternak Lembang. Susu ini memiliki tiga varian rasa, yakni cokelat, stroberi dan original. Pengunjung bebas untuk memilih salah satu dari tiga varian rasa yang disediakan.

Ketika memasuki area wisata, pengunjung dapat langsung melihat berbagai bangunan dan arsitektur yang memiliki ciri khas ala Eropa. Beberapa diantaranya memiliki suasana dan latar yang cukup pas untuk dijadikan sebagai spot untuk berfoto. Misalnya seperti kincir angin khas Belanda dan beberapa miniatur rumah penduduk yang dihiasi dengan tanaman cantik disekelilingnya.

Kincir angin khas Belanda yang cocok dijadikan sebagai objek untuk berfoto. Foto: Ricky Marvin
Kincir angin khas Belanda yang cocok dijadikan sebagai objek untuk berfoto. Foto: Ricky Marvin
Rumah penduduk ala desa di Eropa yang dihiasi tanaman cantik. Foto: Ricky Marvin
Rumah penduduk ala desa di Eropa yang dihiasi tanaman cantik. Foto: Ricky Marvin

Jika pengunjung ingin menambah suasana agar lebih terasa di Eropa, pengunjung dapat menyewa sebuah kostum tradisional Eropa. Kostum tersebut tersedia untuk berbagai ukuran serta terdapat pilihan untuk pria dan wanita. Selain itu kostum yang telah disewa dapat dikenakan sembari mengelilingi seluruh area yang ada di Farmhouse Susu Lembang sehingga hasil foto lebih berkesan. Biaya untuk menyewa kostum dikenakan seharga Rp.75.000 per jam.

Selain menyajikan rumah-rumah ala Eropa, Farmhouse Susu Lembang  juga menyajikan wahana Rumah Hobbit. Seisi wahana ini pun terbilang cukup mirip seperti yang ada pada filmya. Pengunjung dapat memasuki rumah tersebut dan berfoto di beberapa bagian rumahnya, seperti kamar tidur, ruang tamu, perpustakaan serta ruang makan.

Bila belum puas berfoto, pengunjung dapat berpose kembali di wahana lain yang ditawarkan. Hanya dengan membayar Rp.20.000, pengunjung dapat memasuki sebuah area yang berada di ketinggian dan dibuat menyerupai balon udara. Pemandangan sekeliling yang dapat dilihat dari ketinggian tersebut cukup memanjakan mata, sehingga cocok menjadi spot untuk berfoto. Akan tetapi,  wahana ini dibatasi hanya untuk tiga orang.

Latar foto dengan pemandangan indah dari atas wahana balon udara. Foto: Ricky Marvin
Latar foto dengan pemandangan indah dari atas wahana balon udara. Foto: Ricky Marvin

Wahana menarik lain yang ditawarkan oleh Farmhouse Susu Lembang adalah Petting Zoo. Wahana ini tergolng sebagai wahana yang ramah anak. Selain itu, anak-anak yang datang juga menggemari wahana ini, karena mereka dapat berinteraksi dengan hewan-hewan menggemaskan yang sudah jinak.

Hewan yang terdapat di wahana Petting Zoo ini sendiri cukup banyak, beberapa diantaranya yaitu, anak domba, kelinci, iguana, burung hantu, rusa dan juga burung parkit. Pengunjung yang datang, dapat berfoto bersama hewan-hewan menggemaskan ini. Sembari mengambil foto, pengunjung juga diperbolehkan memberi hewan-hewan tersebut makan, dengan membeli makanan yang telah disediakan oleh pihak Farmhouse.

Burung hantu yang sudah jinak yang terdapat di area Petting Zoo. Foto: Ricky Marvin
Burung hantu yang sudah jinak yang terdapat di area Petting Zoo. Foto: Ricky Marvin

Setelah puas mengambil foto dan berkeliling, pengunjung dapat bersantai serta menikmati makanan dan minuman yang disajikan di sebuah kafe. Di dalam kafe tersebut, diputar musik klasik, sehingga membuat kita seolah-olah sedang berada di tempat lain. Selain itu terdapat juga beberapa tenant yang menjajakan makanan ringan seperti waffle, pie dan berbagai makanan ringan khas eropa lainnya.

Farmhouse juga menjual beberapa suvenir yang dapat ditemukan di toko cinderamata. Barang yang dijual cukup beragam, beberapa diantaranya yaitu, topi yang berbentuk hewan, kaus, pajangan serta aksesoris seperti gelang dan kalung. Topi yang berbentuk hewan-hewan lucu ini sangat digemari oleh anak-anak, Selain itu, kaus yang dijual juga terdapat berbagai gambar hewan menggemaskan dan tersedia untuk berbagai ukuran

Untuk oleh-oleh, pengunjung dapat membeli berbagai produk olahan susu seperti bolu susu dan tahu susu. Kedua produk tersebut terbilang cukup laris di kalangan pengunjung. Bolu susu dijual dengan harga Rp.55.000 dan tahu susu seharga Rp.25.000 per kotaknya.

Namun perlu diingat, untuk pengunjung yang ingin datang ke Farmhouse Susu Lembang, harus menerapkan protokol kesehatan. Meskipun ketika masuk ada pengecekan suhu badan, alangkah baiknya jika pengunjung sudah menerima vaksin atau sudah melakukan tes swab atau antigen.

Selain itu ketika menikmati wahana yang ada di dalam, diharapkan pengunjung tetap memakai masker dan menjaga jarak, serta mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pengelola Farmhouse Susu Lembang, mengingat pandemi COVID-19 belum usai. Jika dirasa sudah memenuhi protokol kesehatan yang ada, lalu tunggu apalagi? Yuk, langsung saja datang ke Farmhouse Lembang Bandung dan rasakan keseruannya!

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.