Workout Adalah Sunnah Rasul, Seperti Apa Penjelasan Biologisnya?

Workout Adalah Sunnah Rasul, Seperti Apa Penjelasan Biologisnya?

Sebagai umat Muslim, kita harus menjadikan Rasulullah sebagai contoh dalam hidup kita. Mencontoh segala perangai keseharian Rasul adalah sunnah.

Sunnah tidak hanya membahas mengenai ibadah. Sunnah juga meliputi segala kebiasaan Rasul dalam memperhatikan kesehatan dan kebugaran tubuhnya.

Bentuk Tubuh Rasulullah

Dr. Zaidul Akbar dalam salah satu ceramahnya yang diunggah oleh saluran YouTube DAKWAH ISLAM pada 9 Mei 2022 menjelaskan bahwa mencontoh cara nabi membina badannya merupakan salah satu bentuk sunnah.

“Yang bisa kita contoh misalkan nabi six pack. Kalau dikatakan dalam bahasa hadits, perut nabi seperti batu yang bersusun” tutur Dr. Zaidul Akbar.

Baca juga  Nabi Muhammad Jarang Tarawih Di Masjid

Adapun Buya Yahya menjelaskan tentang ciri-ciri bentuk tubuh nabi pada salah satu ceramhanya yang diunggah dalam YouTube pada tanggal 14 Mei 2020. Ciri-ciri tersebut antara lain adalah:

  1. Badan yang berisi tetapi tidak gemuk.
  2.  Besar dada dan perut yang rata, tidak ada yang lebih menonjol atau lebih maju antara keduanya.
  3. Dada yang lebar.
  4. Bahu yang lebar.
Baca juga  Pengaruh Gerak untuk Kesehatan Otak

Penejelasan Biologis Mengenai Workout

Mendapatkan tubuh yang bugar dapat diusahakan dengan olahraga yang teratur.

Serangkaian olahraga yang dilakukan dengan upaya pembentukan tubuh disebut sebagai workout.

Jansen Ongko dalam artikelnya yang diunggah pada situs Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia mengatakan bahwa otot akan mulai terbentuk setelah melakukan aktivitas fisik yang cukup berat.

Sumber Foto: freepik.com
Sumber Foto: freepik.com

Bukan hanya serangkaian olahraga yang harus diperhatikan, melainkan pola makan yang sehat juga menjadi indikator utama dalam pembentukan tubuh.

Asupan protein merupakan salah satu hal terpenting dalam membentuk otot.

Baca juga  9 Hal Menjadikan Ramadan Lebih Produktif

Hal ini disebabkan karena pertambahan massa otot hanya akan terjadi saat sintesa protein lebih besar daripada penguraian otot.

Surplus kalori juga perlu dilakukan demi mendapatkan kalori yang cukup dalam pembentukan otot.

Asupan kalori dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya diperlukan untuk pemecahan glikogen otot akibat workout.

Selain protein dan kalori, kandungan gizi seperti lemak dan karbohidrat juga perlu diperhatikan untuk membantu memaksimalkan proses pembentukan otot tubuh.

Nabi Muhammad selalu menjaga makanan yang dikonsumsinya dan selalu menjaga kesehatannya.

Maka dari itu, kita harus mengambil contoh dari nabi untuk memperhatikan tubuh kita karena hal ini merupakan sunnah.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Aisyah Syifa Ar Rahman