Alasan Seseorang Sering Mengganti Foto Profil atau Mengupdate Status di Media Sosial

Alasan Seseorang Sering Mengganti Foto Profil atau Mengupdate Status di Media Sosial 1

Sering kita ketahui, banyak sekali media sosial yang mempermudah kita untuk berkomunikasi dengan orang lain. Setiap proses pembuatan akun tertentu, pada awalnya akan melewati tahap pengisian identitas diri penggunannya.

Hampir semua akun mengharuskan kita untuk menampilkan foto profil. Bermacam-macam foto akan ditampilkan para penggunannya, dari mulai foto selfie, foto bersama, dan foto artis favorit hingga benda-benda favorit dan lainnya.

Selain mengharuskan untuk menampilkan foto, akun media sosial tentunya memberikan fasilitas untuk mengupdate status. Tidak jarang para penggunannya menumpahkan unek-unek maupun keresehan, segala kesedihan maupun kebahagiaan yang sedang mereka alami.

memang sebagian orang memilih untuk menggunakan media sosial seperlunya saja. Akan tetapi dapat kita amati, ada juga sebagian orang yang sering mengganti foto profil maupun mengupdate status di media sosial seperti Whatsapp, Instagram, dan Facebook.

Bahkan beberapa orang melakukan hal tersebut lebih dari tiga kali dalam sehari. Apakah mereka tidak memiliki pekerjaan selain menatap ponsel ? apakah mereka tidak mempunyai kesibukan lain selain bermain media sosial ? atau apakah sering mengupdate status tanda kesepian ?

Ada Beragam Alasan yang Membuat Seseorang Menjadi Sering Mengganti Foto Profil dan Mengupdate Status di Whatsapp, Instagram maupun Facebook!

Mencari Perhatian

Dengan mengganti foto profil maupun mengupdate status mereka berharap mendapatkan like atau komen dari orang lain. Mungkin bukan hanya karena kesepian, kemudian seseorang ingin mendapat perhatian. Akan tetapi ada juga ada orang yang benar-benar haus perhatian sehingga dalam keadaan bahagia sekalipun, mereka ingin di perhatikan oleh orang lain.

Kesepian

Semua orang pernah mengalami kesepian. Kesepian merupakan salah satu perasaan yang tidak nyaman. Kesepian sebuah perasaan yang merasakan tidak ada kepedulian oleh orang lain terhadap kita.

Beberapa orang akan menumpahkan rasa itu dengan mengganti foto profil sosial media atau mengupdate status untuk menceritakan sesuatu yang berbau kesedihan. Karena kesepian cenderung mengarah kepada kesedihan.

Pamer

Inilah yang baru ngetrend di akhir-akhir ini. Mengambil foto bukan hanya untuk sebuah dokumentasi pribadi saja, melainkan sudah memiliki fungsi untuk upaya berpamer ria, semacam kompetensi yang bergengsi.

Mengganti foto profil atau mengupdate status di tempat yang berbeda. Dalam kuantitas lebih dari tiga kali sehari, mereka akan merasa puas jika orang lain bisa mengetahuinnya.

Menjaga Eksistensi

Sebagian banyak orang yang menjadi sorotan publik, misalnya artis maupun pejabat, mungkin mereka juga akan sering mengganti foto ataupun mengupdate status di media sosial.

Hal tersebut guna menjaga eksistensi mereka. Namun ada beberapa orang biasa yang sering mengganti foto profil atau mengupdate status dan membuat mereka menjadi eksis. Hal tersebut tergantung dari tanggapan pengguna media sosial lainnya.

Labil

Labil adalah perasaan yang mudah goyah perasaan atau jiwanya dan bisa diartikan sedang tidak stabil.

Ketika orang sedang labil tidak ada pilihan lain mereka akan lebih sering mengganti foto profil maupun mengupdate dalam media sosial mereka. Karena mereka merasa kurang pas dengan pilihan sebelumnya.

Atau bisa juga mereka menumpahkan segala emosinya dengan mengupdate di media sosial bahkan hanya dalam selang beberapa waktunya hanya beberapa detik.

Demikian, Alasan seseorang sering mengganti foto profil atau mengupdate status di media sosial. Apakah anda termasuk salah satu orang yang sering mengganti foto profil atau mengupdate status di media sosial ? Sedikit info saja, tidak setiap orang harus mengetahui apa yang kita lakukan, dimana kita berada dan sedang apa. Menggunakan media sosial seperlunya dengan batas wajar mungkin pilihan yang tepat untuk kesehatan jiwa dan ketenangan batin. Semoga Bermanfaat.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

rohman

   

penulis yang masih dibantu dengan keyboard