Bersiap – Siap, Ponsel Gaming Asus ROG Phone 2 Akan Masuk ke Indonesia

Bersiap - Siap, Ponsel Gaming Asus ROG Phone 2 Akan Masuk ke Indonesia

Setelah sekian lama menjadi rumor bahwa akan masuk ke indonesia, akhirnya mengonfirmasi bahwa yaitu akan masuk ke Indonesia.

Hal ini telah disampaikan langsung oleh Muhammad Firman, selaku Head of Public Relation and E-Marketing Indonesia. Ditemui dalam acara peluncuran ExpertBook di Jakarta, Kamis (29/8/2019), dia mengatakan akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Bersiap - Siap, Ponsel Gaming Asus ROG Phone 2 Akan Masuk ke Indonesia

dikutip dari Suara.com bahwa “ROG Phone 2 dipastikan masuk Indonesia. Mudah-mudahan kalau tidak ada halangan akhir Oktober sudah bisa kami luncurkan di sini, bersama dengan Zenfone 6”, ujar Firman.

Baca juga  5 Mitos Teknologi Yang Sering Dianggap Benar Ternyata Salah

Untuk menghindari kejadian yang sama dengan kasus ROG Phone pertama yang tidak kunjung sampai ke tangan konsumen, Firman memastikan bahwa sudah memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dengan komposisi yang berbeda.

Pada ROG Phone, menggunakan TKDN dari aspek software. Pada kenyataannya, prosesnya ternyata cukup rumit dan kompleks karena R&D pusat harus berdiskusi lagi terlebih dahulu dengan tujuh developer lokal untuk memastikan kompatibel dengan ponsel atau tidaknya.

Baca juga  Menghindari dan Mencegah Konten Negatif, KPI Akan Awasi Konten Facebook, Netflix dan Youtube

Bersiap - Siap, Ponsel Gaming Asus ROG Phone 2 Akan Masuk ke Indonesia

Namun di , mengatakan akan memperbanyak komponen hardware yang diracik di Indonesia.

“Belajar dari sana ROG Phone 2 kembali ke TKDN hardware. Karena lebih memudahkan dari sisi kami dalam mengembangkan ponselnya. Cuma satu pihak saja, dari pusat pabrik dan pemasok komponen. Kalau TKDN software banyak yang harus bekerja sama hingga barang beredar”, sambungnya.

Baca juga  Sony Menarik Perhatian Konsumen Dengan Sebutan Smartphone Mungil

Selain itu, bicara soal harga di Indonesia, kemungkinan akan jauh lebih tinggi dari harga yang dibanderol di China. Karena di china, ini telah di support dan dibundling oleh Tencent.

“Di China, telah disubsidi oleh Tencent sehingga harganya bisa begitu murah. Harga di Indonesia kemungkinan akan sama dengan harga global”, ujar Firman.

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Rendy Ng