Bukan Kerudung, Pakaian Tradisional Jepang Ini Mirip dengan Pakaian Muslimah

Bukan Kerudung, Pakaian Tradisional Jepang Ini Mirip dengan Pakaian Muslimah

Bagi masyarakat yang beragama Islam di mana pun mereka berada khususnya para kaum hawa, tentunya tidak asing lagi dengan yang namanya atau kain yang menutupi bagian kepala hingga dada bahkan bisa saja lebih.

Bagi kalangan hijabers, memakai tentunya bukan hanya sebagai bentuk kewajiban saja untuk taat terhadap perintah agama. Namun, sudah menjadi sebuah seni berekspresi apalagi bagi kalangan remaja.

Terutama di era modern seperti sekarang, ada berbagai macam model yang sudah berkembang. Bahkan lebih berwarna. Kita bisa lihat di berbagai situs internet terkait perkembangan sejarah . Baik dari macam-macam daerah hingga negara di dunia. Atau kalau mau, kapan-kapan Soreane Sore akan mengupasnya gratis untuk para pembaca digstraksi, gimana? Hehehe, silahkan komen di bawah ya!

Namun tahukah kalian, bahwa foto di bawah ini “seperti” seorang wanita dengan pakaian tradisionalnya atau biasa yang kita kenal dengan kimono sedang menggunakan penutup kepala seperti sebuah ? Tampak anggun dan cantik yah? Coba kita perhatikan sama-sama.

Baca juga  Selain Jepang dan Amerika! Ini Negara yang Melegalkan Industri Porno
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest

Nah, gimana? Sepertinya tidak berbeda jauh jika dibandingkan dengan foto zaman old ya sobat? Atau bahkan zaman sekarang.

Eits tapi maaf, ini bukan . Pakaian tradisional yang mereka kenakan tersebut bernama “”.

Dilansir dari reportasependidikan.com, pertama kalinya populer di tahun 1716- 1736. Di mana model pakaian ini dibuat dengan kain sutera.

Model pakaiannya yang memang ‘tampak’ lebar dan longgar serta memiliki tudung atau memang terkesan seperti tampilan wanita . Biasanya untuk wanita yang masih berusia muda, mereka akan menggunakan pakaian berwarna merah dan ungu. Sedang untuk mereka yang sudah tua, akan menggunakan warna abu-abu atau biru tua.

Baca juga  5 Film Samurai Jepang Terbaik Sepanjang Masa

Dari laman Fimela, biasanya dikenakan oleh wanita zaman dahulu untuk melindungi diri mereka saat musim dingin. Eh berarti kalau untuk musim dingin, tentunya pakaian mereka sepertinya tebal yah para pembaca? Mungkin tampaknya saja seperti lebar serta longgar, tapi di dalamnya bisa berlapis-lapis.

Ya karena memang musim dingin bisa menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan, maka untuk mencegah dan melindungi tubuh, para wanita menggunakan penutup kepala seperti itu. Toh kalau kita sendiri saat musim dingin atau musim penghujan saja rasanya suhu tubuh turun dengan cepat, bersin-bersin, demam, atau sampai mengalami hipotermia? Wah, semoga jangan sampai kayak gitu ya. Pakaian tebal biasanya sering kita lihat bagi masyarakat yang berada di luar negeri dengan musimnya sebanyak 4 macam, dan akan lebih berfungsi saat musim salju atau winter. Maka tidak heran jika sejak zaman dulu, orang membuat inisiatif untuk menciptakan pakaian pelindung bagi tubuh mereka. Ya seperti para wanita tadi, para pembaca..

Baca juga  Bocoran Anime Boruto Episode 179-181, Menyimpan Banyak Keseruan

Berikut beberapa foto wanita kala memakai .

Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar : pinterest
Sumber gambar: pinterest
Sumber gambar: pinterest

Nah itu dia foto-foto serta sedikit info dari atau pakaian tradisional wanita zaman dulu yang dikenakan saat musim dingin tiba. Terinspirasi untuk memakai pakaian yang sama? Ah saya yakin kok para pembaca digstraksi adalah manusia yang banyak ide dan pastinya kreatif-kreatif. Bisa dicobalah ya kalau sedang gabut, eheheh.

Sekian dulu tulisan kali ini. Sampai jumpa lagi 🙂

Referensi :

https://m.fimela.com/fashion/read/2403262/busana-tradisional-wanita--ini-mirip-pakaian-syariah-muslim

Baca Juga

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

Soreane Sore