Supergirl (2026) gagal target di box office setelah akhir pekan pembukaannya. Prediksi pembukaannya terlalu jauh meleset. Film kedua dari DC Universe dengan James Gunn ini sebenarnya menggunakan anggaran produksi film dengan biaya fantastis.
Awalnya film ini digadang-gadang akan terbang tinggi mengikuti jejak kesuksesan film Superman. Namun, film ini di pasar domestik laku dengan pendapatan sekitar US$38 juta.
CEO DC Studios Akhirnya Buka Suara setelah Supergirl (2026) Gagal Target di Box Office
CEO DC Studios, Peter Safran, akhirnya buka suara terkait hasil pembukaan Supergirl yang berada di bawah ekspektasi. Proyek rintisan dengan James Gunn tersebut diakui memang tidak mampu mencapai target.
Kendati demikian, menghadapi tekanan akibat anggaran produksi sebesar US$175 juta, Safran menegaskan bahwa rencana besar DC ke depan tetap berjalan sesuai dengan rencana. Ia pun mengimbau kepada publik agar melihat film ini sebagai bagian kecil dari rencana besar dari perjalanan panjang, meski Supergirl (2026) gagal target di box office. “Ini hanya satu komponen dari strategi jangka panjang yang lebih luas di DC Studios,” jelas Safran kepada The New York Times mengutip dari laporan Deadline, Minggu (28/6).
Penyebab Sepinya Bioskop
Hingga saat ini Supergirl baru mengumpulkan pendapatan sebesar US$38 juta di pasar domestik Amerika Utara. Lalu untuk total keseluruhan di seluruh dunia sebesar US$68 juta.
Selain lesu di pasaran, respons dari pencinta film juga cukup beragam. Penonton bioskop via CinemaScore memberikan nilai rata-rata B-. Angka ini cukup rendah jika dibandingkan dengan film Superman dengan mengantongi skor nilai A-.
Faktor eksternal pemicu sepinya bioskop pada pekan perdana ini juga diduga kuat karena cuaca panas ekstrem yang sedang melanda di beberapa wilayah. Selain itu euforia penonton juga teralihkan oleh kompetisi Piala Dunia.
Meski hasil awal Supergirl (2026) gagal target di box office, DC Studios masih menyiapkan sejumlah proyek besar berikutnya. Film Clayface dijadwalkan tayang pada Oktober mendatang. Film Supergirl bisa menjadi bahan evaluasi berharga sehingga film-film DC akan tampil lebih matang.
















