Mengapa Jalan Tidak Lurus Namun Berbelok-Belok

Mengapa Jalan Tidak Lurus Namun Berbelok-Belok 1

Banyak pertanyaan sederhana muncul, ketika ada yang bertanya kenapa jalan dibuat berkelok-kelok atau dibuat berbelok-belok, tidak lurus saja, atau jalan dibuat lurus agar lebih cepat.

Pertanyaan sederhana itu muncul dan kita pun tidak akan bingung menjawabnya, namun alasan-alasan tersebut akan lebih mudah dijawab oleh ahli konstruksi, ahli fisika, ahli geologi yang faham betul tentang pertanyaan tersebut.

Mengapa Jalan Tidak Lurus Namun Berbelok-Belok 3

Namun dari pertanyaan tersebut, bagi orang awam tentunya akan berbeda atau bahkan sama dengan mereka yang ahli dibidang arsitektur, konstruksi, dan ahli geologi maupun ahli fisika.

Nah berikut alasan mengapa jalan dibuat belok-belok tidak dibuat lurus :

1. Agar tidak bosan dan mengantuk

Alasan pertama kenapa jalan dibuat belok-belok tidak lurus saja, karena mengantisipasi pengendara baik mobil maupun sepeda motor agar tidak bosan atau jenuh serta tidak mudah mengantuk ketika didalam kendaraan.

Jika jalan dibuat lurus, maka kita mudah bosan atau jenuh bahkan tidak mudah konsentrasi bahkan bisa mengakibatkan resiko kecelakaan yang membahayakan pengendara.

Pandangan pengendara yang melewati jalanan lurus akan mematikan aktivitas membelokkan entri dan penggunaan rem, hal itu akan membuat konsentrasi kita mudah mengantuk, dan melihat kendaraan lawan kita dalam jarak dekat akan kelihatan jauh, dan penggunaan gas yang stabil tanpa ad variasi rem dan aktivitas membelokkan setir akan mudah mempengaruhi kelelahan kita dalam kendaraan.

Jadi sudah jelas kenapa jalan dibuat belok-belok, dengan tujuan agar kita selalu menguasai berkendara kita agar kita selalu berkonsentrasi penuh ketika berkendara.

2. Keadaan topologi dan geogologi serta kontur tanah

Alasan kedua kenapa jalan dibuat belok-belok, karena keadaan kontur serta geologi bumi berbeda beda. Jika jalan dipengunungan itu dibuat lurus, maka akan mempersulit kita ketika akan berada dijalan menanjak membuat kecepakatan dan kekuatan mesin menjadi lebih banyak. 

Jika jalan yang menanjak dengan kemiringan yang besar, akan mengakibatkan kendaraan kita akan cukup kerepotan ketika akan menanjak, bahkan menurun.Jika dibuat berbelok belok, maka kita akan mudah melewati pegunungan dengan kemiringan yang besar, dengan melewati jalan belok agar mudah menaiki gunung tersebut.

Jika jalan melewati kemiringan yang besar, kita dengan kecepatan yang stabil menaiki jalan yang naik, agar mobil tidak terbalik atau balik mundur, maka jalan dibuat belok belok tujuannya seperti itu. Namun jika jalanan menurun, dan agar kendaraan tidak melayang jalan dibuat belok belok tujuannya juga seperti itu.

3. Harga tanah berbeda-beda

Alasan dijalan tol jalan tidak dibuat lurus saja, karena harga tanah di setiap bidang tanah yang akan dijadikan jalan raya berbeda beda, mengingat ada bidang tanah produktif seperti tanah pertanian,  dan tanah tamah yang masuk kawasan elit dengan harga bidang tanah yang relatif mahal maupun tanah tanah yang masuk dalam kawasan cagar budaya dan tidak boleh dipergunakan untuk pembangunan jalan raya.

Untuk itu jalan dibuat tidak lurus, mengingat harga tanah masing masing tempat berbeda-beda tergantung keadaan tanahnya.

Nah itu tadi alasan kenapa jalan dibuat belok belok tidak lurus, dan pertanyaan itu terkadang ada dipikiran kita yang awam tentang ilmu jalan raya sebagai ilmu yang lebih dikuasai oleh para ahli konstruksi jalan, ahli geologi, maupun ahli fisika.

Digstraksi adalah Media User-Generated, Semua karya tulis sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis. Kamu juga bisa mempublikasikan karya tulis & mendapatkan kompensasi berupa uang tunai, pelajari Di sini.

boban