Para motor Toman Tokyo Revengers jadi salah satu identitas visual geng Tokyo Manji. Enam pendiri—Mikey, Draken, Baji, Mitsuya, Pah-chin, dan Kazutora—punya motor berbeda, plus skuter lawas yang sempat dipakai Mikey sebelum ganti ke CB250T.
Kalau kamu baru masuk cerita, mulai dari panduan Tokyo Revengers dan daftar pendiri Tokyo Manji. Di bawah ini ringkasan tujuh motor yang paling sering dibahas fans: tipe, mesin, dan siapa pengendaranya.

1. Honda CB250T — Motor Mikey (Manjiro Sano)
Ketua Toman, Manjiro “Mikey” Sano, mengendarai Honda CB250T (sering disebut Hawk / CB250T Hawk). Motor ini hadiah ulang tahun dari kakaknya, Shinichiro Sano—tokoh penting di latar belakang Mikey. Keluaran akhir 1970-an (sekitar 1977–1981), mesin 2-silinder sekitar 249–250 cc, berat sekitar 178 kg, redline mendekati 10.000 rpm.
Di anime dan manga, CB250T jadi simbol status Mikey yang santai tapi mematikan di jalan. Model yang sama menjadi referensi “Hawk Maru” di adaptasi live-action, meski detail custom dan cat-nya berbeda. Baca juga siapa saja pendiri Tokyo Manji.
2. Kawasaki Zephyr 1100 — Motor Draken (Ken Ryuguji)

Wakil ketua Ken “Draken” Ryuguji memakai Kawasaki Zephyr 1100. Naked classic Kawasaki awal 1990-an, mesin 4-silinder sekitar 1.062 cc, berat sekitar 243 kg, redline sekitar 8.000 rpm. Ukuran dan suara mesinnya selaras dengan citra Draken yang besar dan tenang.
3. Suzuki GSX250E — Motor Baji Keisuke

Kapten Divisi Satu, Keisuke Baji, mengendarai Suzuki GSX250E. Sport 250 cc 2-silinder keluaran sekitar 1980, berat sekitar 153 kg, redline sekitar 8.000 rpm. Ringan dan gesit—cocok dengan gaya tempur Baji yang agresif. Baca juga sisi Baji saat menyelamatkan Toman.
4. Suzuki GSX400 Impulse — Motor Mitsuya Takashi

Kapten Divisi Dua, Takashi Mitsuya, memakai Suzuki GSX400 Impulse Type S (era mid-1990-an). Mesin inline-four sekitar 398–400 cc, berat sekitar 173 kg, redline mendekati 11.000 rpm. Profil fairing rapi dan handling seimbang—selaras dengan citra Mitsuya yang terorganisir, andal di markas, dan sering jadi penengah antar divisi Toman.
5. Honda CBX400F — Motor Pah-chin (Haruki Hayashida)

Kapten Divisi Tiga, Haruki “Pah-chin” Hayashida, mengendarai Honda CBX400F. Inline-four 400 cc awal 1980-an (sekitar 399 cc), berat sekitar 173 kg, redline sekitar 11.000 rpm. Karakter mesin yang “berisik” dan torsi di putaran tinggi cocok dengan citra Pah-chin sebagai “otot” Toman yang berani ambil risiko demi geng.
6. Triumph Rocket III — Motor Kazutora Hanemiya
Kazutora Hanemiya diasosiasikan dengan Triumph Rocket III—cruiser Inggris bermesin 3-silinder sekitar 2.294 cc (generasi awal 2000-an), berat sekitar 320 kg, redline sekitar 6.000 rpm. Torque besar dan karakter kasar; sering dibahas fans sebagai kontras dengan motor Jepang milik pendiri lain, selaras dengan jalur Kazutora yang paling bergejolak di antara enam pendiri. Latarnya lebih lengkap di tiga kesalahan terbesar Kazutora.
7. Honda Scooter “Street Hawk” — Motor Awal Mikey

Sebelum CB250T, Mikey sempat bangga mengendarai skuter Honda kecil yang ia juluki “elang jalanan” (Street Hawk). Mesin 1-silinder kelas skuter (sekitar 50–100 cc), redline rendah. Teman-temannya malu, dan akhirnya Mikey pindah ke CB250T. Detail ini jadi komedi ringan di awal pembentukan Toman.
FAQ
Motor Toman Tokyo Revengers milik siapa saja?
Enam pendiri punya motor utama: Mikey (CB250T), Draken (Zephyr 1100), Baji (GSX250E), Mitsuya (GSX400 Impulse), Pah-chin (CBX400F), Kazutora (Rocket III). Mikey juga punya fase skuter di awal.
Apakah motor di anime sama dengan model dunia nyata?
Ya, kebanyakan merujuk model produksi nyata (Honda, Kawasaki, Suzuki, Triumph). Detail visual di anime bisa disederhanakan atau sedikit diubah.
Di mana baca konteks geng Toman lebih lengkap?
Lihat panduan Tokyo Revengers, update Season 4, dan sisi Divisi Satu lewat Chifuyu Matsuno.

















